Wisata Embung Giriroto Boyolali Dilengkapi Wahana Edukasi

Pekerja menyelesaikan pembangunan Embung Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Kamis (22/11 - 2018). (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
25 November 2018 06:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Pembangunan Embung Giriroto di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, yang ditarget rampung akhir tahun ini, telah memasuki tahap akhir. Gambaran sebagai embung pariwisata pun mulai terlihat.

Jika dibandingkan dengan embung sejenis di Boyolali, seperti embung di Desa Tawengan, Kecamatan Sambi, Embung Giriroto tampak lebih megah. Tulisan berwarna kuning keemasan berada di pintu masuk kawasan embung tersebut.

Pagar pembatas tak hanya dibuat dengan besi yang melingkarinya, namun juga pagar semen yang dimodel seperti pagar rumah.

Talut embung seluas 1,3 hektare itu juga dibuat berundak-undak. Tujuannya, agar wisatawan yang datang bisa menikmati air dari jarak yang lebih dekat. Masyarakat yang datang bisa memanfaatkan talut layaknya tribun penonton di stadion sepak bola.

Masih di kompleks yang sama, sebuah bangunan rumah rampung dikerjakan. Rumah tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan pariwisata. Akan ada perpustakaan mini dan ruang sekretariat pariwisata.

Kepala Desa Giriroto, Purwanto, menambahkan selain untuk pertanian, embung dibuat multifungsi dengan berbagai tanaman dan bumi perkemahan. “Tanaman itu nantinya sebagai wahana edukasi pertanian,” kata dia, baru-baru ini.

Untuk merespons kunjungan dari luar wilayah, Purwanto akan menggerakkan perempuan-perempuan desa lewat usaha kuliner yang bakal ditempatkan di area embung. Usaha kuliner itu akan menjual aneka makanan terutama makanan tradisional seperti pecel dan soto.

Dengan begitu, imbuh Purwanto, lengkap sudah embung sebagai pusat pariwisata desa. Purwanto berharap, menggerakkan seluruh masyarakat bisa membuat embung menjadi potensi milik bersama. Bukan hanya pemerintah desa yang diuntungkan, tetapi warga sekitar juga merasakan dampaknya, terutama secara ekonomi.