Truk Tronton Hantam Beton Separator Jalan Underpass Makamhaji Sukoharjo

Truk tronton menghantam separator jalan di underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Senin (26/11 - 2018). (Solopos/Iskandar)
26 November 2018 12:40 WIB Iskandar Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Truk tronton berpelat nomor H 1618 FA bermuatan batubara menghantam separator jalan di underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Senin (26/11/2018) pagi.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu namun beberapa beton barrier yang dipasang rusak.

Arus lalu lintas dari arah barat underpass atau dari arah Kartasura ke timur menuju Solo sementara ditutup.

“Tadi kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Entah kenapa tiba-tiba menghantam pembatas jalan ini. Yah namanya halangan mau bagaimana lagi,” ujar pengemudi truk, Muhson, 50, warga Ungaran, ketika ditemui wartawan saat menunggui truk di lokasi Senin (26/11/2018).

Dia mengakui dirinya jarang membawa truk melalui underpass. Karena itu dia mengaku kaget ketika tiba-tiba truknya yang datang dari arah Kartasura ke timur menuju Tugu Lilin, Pajang, Solo, oleng dan menghantam separator.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Zamroni mewakili Kapoolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, yang berada di lokasi kejadian mengaku belum tahu pasti penyebab kecelakaan tunggal ini. Namun berdasar keterangan saksi, truk itu melaju tidak stabil dari arah barat ke timur.

“Berdasar keterangan saksi yang melihat laju truk itu goyang ke kanan dan ke kiri. Apa karena sopir mengantuk atau karena apa, kami belum tahu secara persis. Sampai di tempat terjadi seperti ini, tapi syukur alhamdulillah tidak ada korban,” ujar dia kepada wartawan.

Akibat kejadian itu, kata dia, saat para pelajar mulai berangkat ke sekolah dan pegawai berangkat ke tempat bekerja arus lalu lintas di underpass Makamhaji sempat tersendat.

Satlantas menerjunkan sejumlah anggota untuk mengatur arus lalu lintas agar tak macet. Hingga siang, truk yang patah tie rod dan tak bisa jalan itu belum bisa dievakuasi.

Sopir truk masih menunggu montir bengkel dari Semarang untuk memperbaikinya. Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas di underpass belum bisa normal.

Sementara itu, Kasiopdal Dishub Sukoharjo, Budi Sutrisno, mengatakan segera mengganti beton barrier yang rusak dihantam truk. Beton tersebut penting untuk mengatur arus lalu lintas di underpass.

“Nanti mungkin akan kami tambah lagi empat beton barrier. Dua buah dipasang di barat dan dua di timur. Selain itu juga akan kami tambah dua water barrier, satu dipasang di barat dan satu di timur,” ujar dia ketika ditemui di lokasi kejadian.