Pohon Tumbang di Sragen, Warung Rusak dan Avanza Ringsek

Tim Reaksi Cepat BPBD Sragen bersama warga melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa mobil di Dukuh Genengsari RT 003A, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Sragen, Senin (26/11/2018). (Istimewa - BPBD Sragen)
26 November 2018 22:30 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Hujan deras disertai angin kencang melanda tiga daerah yang mengakibatkan pohon tumbang, Senin (26/11/2018) sore. Peristiwa bencana alam tersebut mengakibatkan warung kelontong rusak dan sebuah mobil Toyota Avanza warna putih ringsek.

Total kerugian mencapai lebih dari Rp10 juta. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, menyampaikan peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang kali pertama terjadi di Dukuh Gerdu RT 003, Desa Pilangsari, Ngrampal, Sragen.

Dia mengatakan sebuah pohon trembesi tumbang dan menimpa atap warung kelontong milik Djoko Suyono, 42, warga setempat, pada pukul 15.15 WIB. Evakuasi pohon tumbang itu sempat menghambat akses lalu lintas kendaraan di lokasi kejadian. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp300.000.

Sugeng melanjutkan peristiwa kedua terjadi di sebelah barat Pasar Bunder Sragen. Dia mengatakan sebuah batang pohon kersen tumbang yang menganggu akses jalan tetapi tidak menyebabkan korban material.

“Peristiwa kali ketiga terjadi di Dukuh Genengsari RT 003A, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Sragen, pada pukul 17.30 WIB. Sebuah pohon tumbang dan menimpa mobil yang dikemudikan Thoriq, 28, warga Dukuh/Desa Undakan Kidul RT 003/RW 002, Kecamatan Undakan, Kabupaten Kudus. Pengemudi selamat tetapi mobil ringsek dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp10,3 juta,” ujarnya.

Sugeng mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) BPBD dengan anggota sebanyak 12 orang untuk mengevakuasi pohon tumbang di tiga lokasi kejadian. Dia mengatakan semua lokasi sudah terkondisikan dengan baik.