Kirab Rapimnas Kadin Di Solo Tampilkan Potret Budaya Indonesia

Peserta Rapimnas Kadin mengikuti kirab di Jl. Slamet Riyadi Solo, Selasa (27/11 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
27 November 2018 19:45 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kirab Budaya dengan melibatkan ratusan pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Kota Solo berlangsung meriah, Selasa (27/11/2018). Kirab tersebut mampu menyedot perhatian warga Kota Bengawan.

Mereka menyemut memenuhi pinggir jalan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi. Kirab Budaya Kadin Nusantara sebagai bagian hajatan Pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin ini mampu mendongkrak potensi ekonomi dan kepariwisataan Kota Bengawan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kirab dimulai pukul 15.00 WIB mengambil rute dari Stadion Sriwedari melewati Jl. Slamet Riyadi menuju panggung kehormatan di depan Kantor Pos Jl. Jenderal Sudirman. Pasukan mobil hias membuka barisan Kirab Budaya Kadin Nusantara.

Mobil-mobil tersebut dihias dengan tokoh pewayangan, musik gamelan hingga kapal pesiar. Kemudian disusul pasukan pengibar bendera merah putih (paskibra), marching band, dan kereta kencana yang ditumpangi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani dan pejabat tinggi Kadin lainnya.

Ketua Kadin Solo, Gareng S. Haryanto, mengatakan peserta kirab adalah delegasi Kadin tiap provinsi di mana mendelegasikan lima orang menjadi peserta kirab dalam kereta kencana. Perwakilan masing-masing provinsi juga memakai pakaian adat daerahnya.

Menurutnya, acara budaya tersebut ditujukan mendongkrak daya tarik pariwisata Kota Solo. Hal ini sekaligus selingan di sela kegiatan Rapimnas Kadin.

“Kirab Budaya Kadin Indonesia ditujukan untuk mempromosikan potensi Solo,” katanya.

Kirab ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Solo sebagai Kota Budaya dan MICE pada perwakilan pengusaha dari berbagai belahan bumi Indonesia. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengapresiasi ditunjuknya Kota Solo sebagai tuan rumah Rapimnas Kadin se-Indonesia.

Acara yang digelar selama tiga hari dan diikuti ratusan peserta itu dipastikan membawa dampak positif terhadap ekonomi Kota Solo. “Hunian hotel meningkat. Kemarin banyak yang senang wisata kuliner di Solo karena murah dan sudah tidak ada kalkulator rusak. Apalagi dengan adanya kirab ini, usaha sewa kostum wayang jadi laku,” kata Rudy.

Rudy pun tak lupa mempromosikan batik. Dia mengajak para peserta Rapimnas Kadin untuk berbelanja batik sebagai oleh-oleh setelah mengikuti Rapimnas Kadin di Kota Bengawan.