Talut Jalan Dekat Jembatan Katelan Tangen Sragen Ambrol

Tanggul di sekitar pintu air yang menahan Embung Guyup Rukun Grembyuk di Dukuh Grembyuk RT 017, Desa Brojol, Miri, Sragen, ambrol, Kamis (15/11 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
27 November 2018 08:00 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sragen, Minggu (25/11/2018) sore, membuat talut jalan di dekat Jembatan Katelan, Tangen, Sragen, ambrol sekitar pukul 18.30 WIB.

Padahal talut tersebut belum lama selesai dibangun. Pengerjaan talut itu bagian dari proyek pelebaran Jembatan Katelan yang dikerjakan September 2018.

Salah seorang warga Katelan, Sri Wahono, menuturkan talut ambrol sepanjang lima meter dan tinggi enam meter. "Itu talut baru-baru ini saja dikerjakan," tutur dia.

Informasi yang dia dapat, pengerjaan talut itu dibiayai APBD Sragen 2018 senilai Rp170.479.000. Wahono mempertanyakan kualitas garapan talut yang begitu cepat rusak itu.

"Menurut informasi yang saya dapat pengerjaan talut itu rampung Oktober 2018. Bagaimana bisa baru sebulan lebih sedikit kok sudah rusak. Hujannya pun baru mulai," kata dia.

Wahono meminta talut segera diperbaiki agar tak semakin parah. Selain itu dia khawatir kerusakan talut akan menjalar ke konstruksi Jembatan Katelan.

"Pengawasan proyek juga perlu dipertanyakan. Bagaimana bisa pengerjaan proyek talut begitu cepat rusak. Dinas PUPR Sragen harus cek lokasi dan lakukan perbaikan," sambung dia.

Terpisah, Kades Katelan, Suparno, mengonfirmasi adanya talut jalan yang ambrol di wilayahnya. Tapi hingga Senin siang dia mengaku belum melihat langsung talut tersebut.

"Ada perangkat desa saya yang tadi laporan. Kami berharap agar kerusakan segera diperbaiki. Selama ini pelaksana kegiatan tidak berkomunikasi dengan Pemdes Katelan," urai dia.

Sedangkan Kepala Dinas PUPR Sragen, Marija, mengaku belum mendapat laporan ihwal kerusakan talut di Katelan. Dia menyatakan segera mengirim petugas untuk mengecek talut.