Siap-Siap! ASN Pemkot Solo Dimutasi Desember 2018

Ilustrasi PNS (Istimewa/Setkab.go.id)
28 November 2018 15:05 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana kembali melakukan penyegaran personel di penutup tahun ini. Penyegaran dilakukan sekaligus pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kosong karena pensiun.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan mutasi dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan ASN karena personelnya memasuki masa purnatugas atau pensiun. Sebelumnya mutasi ASN telah dilakukan Pemkot pada pertengahan lalu. Puluhan ASN dari eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkot dimutasi.

“Nanti kita lakukan mutasi lagi pada Desember. Selain ngisi yang pensiun, juga penyegaran lah,” katanya ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11/2018).

Seleksi lelang jabatan sebelumnya telah dilakukan Pemkot untuk lima posisi pejabat eselon II. Lima posisi itu adalah Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo dan SP), Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Kemudian jabatan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KKP), Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Dari lelang jabatan lima posisi tersebut, baru tiga hasil lelang yang sudah ditempatkan Pemkot. Sedangkan dua hasil lelang jabatan lainnya akan masuk pada gerbong mutasi Desember nanti.

Tiga posisi yakni, Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian sudah masuk mutasi kemarin. Sedangkan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik masuk mutasi Desember.

“Ditunggu saja Desember nanti siapa-siapa yang dimutasi,” kata Wali Kota yang enggan menyebut jumlah ASN yang bakal dimutasi.

Menurutnya berakhirnya masa tugas para ASN yang rata-rata per tahun mencapai 400 orang berpengaruh terhadap tata kepegawaian Pemkot. Beberapa pos penting kosong sedangkan hingga kini Pemkot belum bisa merekrut ASN baru lantaran kebijakan moratorium dari pemerintah pusat. Pemkot pun masih menunggu pengisian posisi ASN hasil rekrutmen calon ASN 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rakhmat Sutomo mengatakan sebagai solusi untuk menutup kekurangan ASN, beberapa pos bagian pelaksana teknis disiasati dengan merekrut tenaga kerja dengan perjanjian kerja (TKPK).

Sedangkan posisi bendahara, administrasi dan lain harus diisi ASN melalui mutasi dan promosi di internal Pemkot. “Promosi ini kita buka dengan seleksi jabatan,” katanya.