Samsat Desa akan Diuji Coba Desember di Boyolali

Kasi Retribusi Pajak Lain dan Penagihan di Kantor Samsat Boyolali, Us Joko Widodo, Rabu (28/11 - 2018) berdiri di samping mobil Samsat Desa yang akan diuji coba Desember mendatang. (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
28 November 2018 20:40 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Rencana Samsat Boyolali menjangkau pembayar pajak kendaraan bermotor di daerah jauh dengan Samsat Desa segera diwujudkan. Desember, layanan yang akan melengkapi Samsat Keliling dan Samsat Siaga tersebut mulai diujicobakan.

Kasi Retribusi Pajak Lain dan Penagihan di Kantor Samsat Boyolali, Us Joko Widodo, mengatakan pada prinsipnya, Samsat Desa sama dengan Samsat Keliling dan Samsat Siaga, yakni melayani pembayar pajak di daerah yang jauh dari kota atau jauh dari jangkauan Samsat Keliling dan Samsat Siaga. “Samsat Desa ini untuk melengkapi layanan yang sudah ada agar jangkauan pelayanan pembayaran pajak bisa sampai ke pelosok,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (28/11/2018).

Selain itu, penambahan layanan ini juga untuk meningkatkan partisipasi wajib pajak. Menurutnya, saat ini di Boyolali dalam sehari terdapat rata-rata 300 kendaraan yang tidak dibayar pajaknya dengan nilai total sekitar Rp90 juta. Lebih lanjut Us mengatakan, Samsat Desa akan menghadirkan pelayana dengan kendaraan roda empat dan roda dua. Kendaraan roda empat akan diuji coba mulai Desember di Simo untuk mem-backup Samsat Keliling yang sudah ada di sana, serta di lokasi baru di Kecamatan Selo dan pabrik buku Kiky di Bangak, Banyudono. “Namun kedatangan Samsat Desa di Simo ini berbeda hari dengan Samsat Keliling yang sudah ada,” imbuhnya.

Samsat Desa dengan mobil ini juga melayani pembayaran pajak kendaraan secara kolektif di desa minimal 10 objek. Sedangkan Samsat Desa dengan kendaraan roda dua akan diuji coba 2019 mendatang. Kendaraan ini antara lain mengaver pembayaran yang dilakukan wajib pajak lewat Kantor Pos di desa. “Di Kantor Pos kan belum ada notice pajak, sehingga kalau Kantor Pos menghendaki kami datang ke sana, kami sediakan roda dua untuk cetak notice pajaknya karena petugas sepeda motor sudah dilengkapi laptop dan printer,” kata dia.