PDAM Solo: IPA Semanggi Bisa Beroperasi Lebih Cepat!

Ilustrasi air bersih (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
29 November 2018 18:15 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Perumda Air Minum Toya Wening (PDAM) Solo menargetkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi, Pasar Kliwon, bisa beroperasi lebih cepat yakni pada pertengahan Desember 2018.

IPA Semanggi sebelumnya ditarget bisa beroperasi pada awal Januari 2019. Kepala Perumda Air Minum Toya Wening Solo, Maryanto, mengatakan perkembangan proses pembangunan IPA Semanggi kini telah mencapai 90% lebih.

Dia pun yakin IPA Semanggi bisa dioperasikan mulai pertengahan Desember mendatang. "Rencana awal, IPA Semanggi baru dioperasionalkan Januari tahun depan. Tapi saya sudah minta kalau bisa Desember beres," kata Maryanto saat diwawancarai Solopos.com, Senin (26/11/2018).

Maryanto ingin IPA Semanggi bisa segera beroperasi salah satunya juga untuk mengantisipasi gangguan layanan air bersih di wilayah Solo selatan. Gangguan tersebut mungkin terjadi karena Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Solo sebentar lagi bakal melaksanakan proyek pemindahan pipa distribusi air di Jl. Slamet Riyadi yang terdampak proyek pembangunan jalan layang (flyover) Purwosari.

"Saya minta sebelum pemindahan pipa di Purwosari, IPA Semanggi jadi. Jadi pelanggan di wilayah Solo selatan nanti tidak perlu kecewa karena tidak ada air di rumah mereka," jelas Maryanto.

Maryanto menyampaikan untuk tahap awal, IPA Semanggi bakal dioperasikan untuk menghasilkan air bersih 100 liter/detik. Kapasitas air tersebut cukup untuk melayani ssekitar 8.000 sambungan rumah (SR) baru.

Seiring berjalannya waktu, Perumda Air Minum berencana meningkatkan produksi air bersih di IPA Semanggi hingga mencapai 300 liter/detik. "Nanti 100 liter/detik dulu. Setelah itu kan lanjut, 100 liter/detik lagi, 100 liter/detik lagi," jelas Maryanto.

Maryanto memastikan jika Perumda Air Minum telah berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) I dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk membahas masalah potensi pencemaran air baku Sungai Bengawan Solo.

Perumda Air Minum meminta kepada Perum Jasa Tirta I dan BBWSBS untuk memastikan Sungai bengawan Solo tidak lagi tercemar sehingga bisa dengan mudah diolah Perumda Air Minum menjadi air bersih.

"Kami sudah koordinasi dengan Perum Jasa Tirta I dan BBWSBS. Hal itu kami lakukan karena IPA Semanggi nantinya bakal mengambil air baku di hulu Kali Premulung dan di bawah Kali Samin. Jadi memang berpotensi untuk tercemar. Namun, mereka telah menyampaikan komitmen siap memperbesar upaya pemiliharaan Sungai Bengawan Solo dan anak-anaknya," jelas Maryanto.