Lion Air Ajukan Penerbangan Tambahan Rute Solo-Denpasar

Pesawat Lion Air (Airline Ratings)
30 November 2018 10:35 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Maskapai penerbangan Lion Air mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight untuk rute Solo-Denpasar pergi pulang (PP) jelang momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019. 

Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat liburan Natal dan Tahun Baru melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo menuju Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar.

Humas Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Danar Dewi, mengatakan sementara ini baru maskapai Lion Air yang sudah mengajukan slot extra flight jelang momen Natal dan Tahun Baru ini. Lion Air untuk rute penerbangan Solo-Bali (SOC-DPS) berangkat pukul 11.20 WIB dan DPS-SOC berangkat pukul 13.10 Wita. 

“Ya, data sementara maskapai yang sudah mengajukan penerbangan tambahan menjelang Natal dan Tahun Baru ada Lion Air untuk rute Solo-Bali. Rencananya extra flight ini dijadwalkan mulai 17 Desember sampai dengan 7 Januari 2019,” ujarnya, kepada wartawan, Kamis (29/11/2018).

Danar menambahkan nantinya ada tambahan pesawat selain penerbangan reguler. Ini dilakukan hanya mulai 17 Desember hingga 7 Januari 2019 mendatang.

Sementara itu, Station Manager Lion Air Bandara Internasional Adi Soemarmo, Aditya Yudha, memaparkan pengajuan slot time ini masih perencanaan sehingga belum dibuka penjualan tiketnya. Dalam hal ini Lion Air mengajukan extra flight untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tujuan Solo-Denpasar dan sebaliknya.

“Tahun lalu kami extra flight hanya SOC-CGK [Solo-Jakarta]. Mungkin pertimbangannya Denpasar, Bali, sebagai tujuan wisata dan momennya bertepatan dengan liburan,” paparnya kepada Solopos.com.

Aditya menambahkan nantinya direncanakan pada slot time tersebut akan ada satu penerbangan reguler dan satu extra flight. Namun demikian, saat ini tren flight reguler tren masih normal. Hal ini lantaran dipengaruhi low season sehingga okupansi kurang lebih 60%.

Di sisi lain, selama ini rute ini dilayani menggunakan pesawat terbang jenis Boeing, yakni B737-900ER dengan kapasitas 215 pax, 737-800NG kapasitas 189 pax, dan 737-max8 dengan kapasitas 180 pax.

“Dari manajemen masih memantau pergerakan penumpang dari flight reguler. Kalau ada peningkatan akan kami buka penjualan [tiket extra flight],” jelasnya.