Dua Pekan Tak Panasi Motor, Warga Baluwarti Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak

Ilustrasi jenazah (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
02 Desember 2018 09:11 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Warga Gondorasan RT001 RW 007 Baluwarti, Solo, RM Joko Saryanto ditemukan telah meninggal dunia, Minggu (02/12/2018) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan sebagian kepala telah menjadi tengkorak.

Korban diduga telah meninggal dunia sejak dua pekan lalu. Kondisi ini menggambarkan warga di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com. penemuan korban kali pertama diketahui dari ketua RT setempat bernama Sulasmo. Saat itu, Sulasmo menerima laporan dari warga terkait kerugian korban yang tidak keluar rumah sejak dua pekan lalu. 

Dari laporan tersebut dirinya menindaklanjuti dengan mendatangi rumah korban. Saat masuk ke kediaman korban, Sulasmo menemukannya sudah dalam kondisi tak bernyawa di kamar lantai atas rumahnya.

"Kondisi kamar gelap dan saat dilihat pak Joko sudah meninggal dunia. Kondisinya sebagian sudah seperti tengkorak," ungkapnya kepada Solopos.com.

Mengetahui kejadian itu, Sulasmo langsung melaporkannya ke Polsek Pasar Kliwon. Sulasmo mengaku korban selama ini tinggal seorang diri. Di mata tetangga juga kurang dikenal karena jarang bersosialisasi dengan warga di sekitar tempat tinggalnya.

"Hanya saja tentangga curiga, biasanya korban tiap pagi manasi motor. Tapi dua pekan lebih tidak pernah kelihatan," katanya. 

Hal itu pun diamini tetangga korban, Yudi Suyatno. Dia mengatakan para tetangga kurang mengenal korban dengan baik. "Pak Joko tidak pernah ikut acara RT dengan warga lainnya. Jadi kami tidak tahu kalau dia meninggal dunia," katanya. 

Warga hanya curiga korban tidak keliatan selama dua pekan terakhir. Warga semula menduga korban pergi ke luar kota karena tidak ada hal-hal mencurigakan terkait kematian korban, seperti bau tidak sedap. "Biasanya kalau meninggal sudah lama kan bau, tapi ini tidak bau sama sekali. Karena rumahnya tertutup rapat. Begitu dibuka pak RT sekarang baru terasa baunya seperti batang," katanya.

Hingga saat ini mayat korban masih berada di kamar rumahnya. Sesuai rencana korban akan langsung dimakamkan di lokasi permakanan umum di Danyong. Aparat kepolisian kini tengah melakukan olah kejadian perkara di lokasi tersebut.