Mayat Perempuan di Kebun Boyolali Dibekap Lalu Disetubuhi Sebelum Dibuang

Terduga pembunuh perempuan yang mayatnya ditemukan di kebun wilayah Kemiri, Mojosongo, Fajar Sigit Santoso (duduk). (Istimewa/Facebook Polres Boyolali)
02 Desember 2018 19:35 WIB Suharsih Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Eka Rahma Aprilianti Ifada, 24, warga Magelang, yang mayatnya ditemukan di kebun Dukuh Banjarsari, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (2/12/2018), dibekap dan disetubuhi pelaku sebelum ditinggalkan di kebun.

Mayatnya lalu ditemukan warga di pinggir jalan antara dua kebun milik warga setempat pada Minggu pagi. Hal itu berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com dari akun Facebook Polres Boyolali. 

Di akun yang sama diungkap pelaku pembunuhan Eka berinisial F (Fajar Sigit Santoso), warga Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo. Di situ diungkap bagaimana Fajar membunuh Eka, yakni dengan cara dibekap sampai tidak bernapas lalu disetubuhi. Setelah itu, Fajar yang melihat Eka sudah meregang nyawa lalu meninggalkannya begitu saja.

Unggahan tersebut juga menampilkan foto pelaku dalam posisi duduk dan ada perban di kakinya. Di latar belakang ada tim Sapu Jagad yang berhasil menangkap pelaku. Hingga berita ini diunggah, unggahan di akun Polres Boyolali itu direspons lebih dari 1.000 netizen. Ada yang memberikan like, love, dan ada juga yang memberikan respons marah.

Unggahan itu menuai lebih dari 600 komentar. Ada yang mengungkapkan komentar bernada marah terhadap kebiadaban pelaku dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya, ada yang juga yang memberikan komentar pujian terhadap kinerja polisi yang bisa dengan cepat mengungkap pelaku.