Hujan Angin Sapu Lereng Merapi, Atap Belasan Rumah Boyolali Rusak

Kondisi salah satu rumah yang atapnya rusak diterjang hujan disertai angin di Desa Samiran, Selo, Boyolali, Selasa (4/12 - 2018). (Istimewa/Polsek Selo)
04 Desember 2018 18:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Hujan deras disertai angin menerjang lereng gunung Merapi, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Selasa (4/12/2018).

Atap belasan rumah warga rusak dan satu antena radio komunitas milik Merapi Merbabu Community (MMC) roboh. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, hujan itu terjadi siang hari selepas waktu Duhur selama beberapa saat.

Hujan turun cukup deras disertai angin menyapu atap rumah-rumah warga yang dilaluinya. Kepala Desa Samiran, Marjuki, mengatakan rumah milik warga yang rusak itu berada di Dukuh Kuncen, Dukuh Plalangan, Dukuh Pentongan, dan Dukuh Pojok.

“Sementara ini yang dilaporkan dari Kuncen, Plalangan, Pentongan, dan Pojok. Satu antena radio komunitas setinggi 20 meter juga roboh tapi tidak mengenai orang,” ujarnya kepada Solopos.com melalui telepon.

Dia belum dapat mendata semua korban. Namun diperkirakan jumlah rumah yang atapnya rusak mencapai belasan hingga puluhan unit.

“Kami sudah memerintahkan staf desa untuk melakukan pendataan. Tapi saat ini kan masih proses sehingga kami belum tahu data pastinya,” imbuh Marjuki.

Sementara itu, pemilik rumah beserta warga di sekitarnya langsung melakukan perbaikan atap yang rusak ringan serta pembersihan lokasi. Sedangkan kerusakan berat akan diperbaiki keesokan harinya atau Rabu (5/12/2018) hari ini.

Sementara itu, anggota tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

Informasi lain menyebutkan pada pukul 17.15 WIB hujan kembali mengguyur wilayah lereng Merapi. “Sekarang hujan lagi,” ujar salah satu warga Selo kepada Solopos.com melalui pesan singkat.