Bos Batik Keris Handianto di Mata Wali Kota Solo

F.X. Hadi Rudyatmo Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo memberi sambutan didampingi keluarga Handianto Tjokrosaputro dalam acara Malam Kembang meninggalnya bos PT Batik Keris di Rumah Duka Thiong Ting Jebres, Rabu (5/12/2018) malam./Istimewa - Instagram F.X. Hadi Rudyatmo
05 Desember 2018 20:33 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Upacara malam kembang dilaksanakan  di Rumah Duka Thiong Ting, Rabu (5/12/2018) malam. Pada Kamis (6/12/2018), jenazah  dikremasikan di Krematorium Delingan , Karanganyar. Lelaki yang akrab disapa Rudy itu diterima keluarga besar Tjokrosaputro, termasuk istri Handianto, Lina Kusyanto,  dan dua anak mereka, Elvina dan Adriel Tjokro.

Rudy menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya dan mengenang Handianto sebagai sosok yang baik. Salah satu cirinya adalah banyaknya karangan bunga yang terus berdatangan. “Secara pribadi, saya mengenal beliau sudah lama. Almarhum bersama dengan saya melakukan berbagai kegiatan, bahkan sebelum saya menjadi Wali Kota Solo. Beliau adalah orang baik dan akan terus dikenang sebagai orang baik,” kata dia saat memberikan sambutan.

Kepada Solopos.com, Rudy menyebut ada tiga hal yang patut diteladani sosok Handianto. Salah satunya jiwa sosial yang tinggi. “Beliau ini dalam pertemanan tidak membedakan dan meskipun pengusaha tapi tetap rendah hati. Sumbangsih beliau tidak akan ternilai apa pun,” ucap Rudy.

Sebagai pengusaha, Handianto juga selalu memenuhi kewajiban pajak. Sementara sebagai filantropis, Handianto tak pernah luput memberikan bantuan dana dan pikiran dalam kegiatan yang dihelat Pemkot Solo. “Salah satunya agenda tahunan Imlek di Pasar Gede,” kata Rudy.

Terpisah, pengusaha batik tradisional asal Solo, Gunawan Setiawan, menyebut Handianto ikut melestarikan desain dan motif batik sebagai warisan leluhur. Selain itu, Batik Keris yang memiliki outlet di sejumlah tempat juga mendorong kerajinan asal Solo itu makin dikenal di berbagai daerah.