Sejumlah Pabrik Gula Ditutup, Pekerja PTPN IX Solo Demo

Sejumlah pegawai PTPN IX berdemo di kantor BUMN tersebut di Jl. Ronggowarsito, Solo, Kamis (6/12 - 2018). (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
06 Desember 2018 10:55 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sekitar 150 anggota serikat pekerja perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor PTPN IX di Jl. Ronggowarsito, Solo, Kamis (6/12/2018) pagi.

Mereka memprotes pembayaran gaji bulanan yang kerap terlambat dan menolak kebijakan penutupan pabrik-pabrik gula di wilayah PTPN IX. Saat ini sudah ada tiga pabrik gula di wilayah PTPN IX yang ditutup lantaran dinilai kurang perform.

Penutupan tiga pabrik tersebut berpotensi berlanjut dengan penutupan pabrik-pabrik yang lain. Pantauan Solopos.com, unjuk rasa berlangsung tertib. Sejumlah pengunjuk rasa menyampaikan beberapa tuntutan dan aspirasi kepada direksi PTPN IX dan pemerintah.

Salah satunya stabilitas harga gula demi kelangsungan industri gula nasional. Ketua Umum SP Perkebunan Nusantara IX, Sentot Suparno, saat diwawancarai Solopos.com mengatakan aksi serupa telah dilakukan di Jatim dan Lampung, beberapa pekan lalu.

Aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap langkah penutupan pabrik-pabrik gula BUMN. Alasannya kebijakan itu tidak menunjukkan hasil signifikan bagi kebaikan perusahaan. Justru kondisi keuangan perusahaan terus menurun.

"Maka saran kami harus kembali ke konsep awal. Merevitalisasi pabrik, menambah bahan baku tebu, dan membenahi manajemen," terang dia.