1.054 Orang Awali Ujian SKB CPNS di Sragen Sabtu

Pekerja memasang kabel jaringan untuk pelaksanaan CAT SKB di GOR Diponegoro Sragen, Jumat (7/12 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
07 Desember 2018 18:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Sebanyak 1.054 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Sragen bakal mengawali computer assisted test (CAT) seleksi kompetensi bidang (SKB) di GOR Diponegoro Sragen pada Sabtu (8/12/2018) ini.

CAT hari pertama tersebut dibagi menjadi tiga sesi dan peserta bisa langsung mengetahui hasil tes masing-masing. Berdasarkan rencana jadwal yang diterima Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, jadwal CAT berikutnya diikuti para CPNS dari Boyolali 995 orang, Sukoharjo 925 orang, Wonogiri 896 orang, Karanganyar 781 orang, Solo 923 orang, Blora 912 orang, Grobogan 992 orang, dan Rembang 581 orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKPP Sragen Sarwaka saat dijumpai Solopos.com di sela-sela rapat technical meeting persiapan ujian SKB di GOR Diponegoro Sragen, Jumat (7/12/2018).

Sarwaka menjelaskan para CPNS dari Sragen mengawali CAT SKB yang terbagi menjadi tiga sesi. Dia menjelaskan tiga sesi itu terdiri atas 430 orang di sesi pertama, 430 orang di sesi kedua, dan 194 orang di sesi ketiga.

Pada hari pertama dan kedua CAT hanya diikuti masing-masing dari satu kabupaten. Sedangkan Senin (10/12/2018) dan seterusnya sampai akhir dalam satu hari bisa diikuti peserta dari dua kabupaten/kota.

“Secara teknis pelaksanaan CAT SKB ini sama dengan CAT SKD. Mulai dari penitipan barang, regitrasi, registrasi pin, pemeriksaan metal detector, pengarahan, hingga pelaksanaan CAT di dalam GOR. Perbedaannya terletak pada jenis tesnya," jelas Sarwaka.

Pada seleksi kompetensi dasar (SKD) meliputi tes intelegensia umum (TIU), tes wawasan kebangsaan (TWK) , dan tes karakteristik pribadi (TKP). Di SKB tidak ada semua itu.

Hasil tes ini bisa dilihat secara online dan 30 menit kemudian bisa diketahui secara offline di layang yang disediakan panitia. Pelaksanaan SKB pada hari pertama melibatkan 25 orang aparatur sipil negara (ASN) lintas organisasi perangkat desa (OPD).

Sarwaka juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan kesehatan untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama tes.

“Nantinya ada peserta CPNS dari eks K2 yang tidak ikut SKB karena adanya ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 36/2018, yakni sebanyak 18 orang dari total 23 pendaftar,” jelas Sarwaka.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menyiapkan meja, kursi, dan laptop untuk pelaksanaan CAT. Komputer mulai ditata dan di-setting mulai Jumat siang. Ada 500 unit laptop yang didatangkan dari vendor pemenang lelang pengadaan sarpras dari Jogja.

Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol (Kav) Luluk Setyanto sempat meninjau persiapan CAT tersebut karena TNI ikut membantu operasi pengiriman barang meja dan kursi.