Solopos Hari Ini: Kembalikan Uang Saat Jadi Bupati

Solopos Sabtu 8 Desember 2018
08 Desember 2018 09:30 WIB Septina Arifiani Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Tersangka kasus dugaan korupsi kas daerah (kasda) 2003-2007 Agus Fatchur Rahman mengaku telah mengembalikan uang pinjaman melalui cash bon pada 2013 atau saat masih menjabat sebagai Bupati Sragen.

Agus membeberkan bukti setoran pengembalian dana pinjaman lewat cash bon ke kasda kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Kuwungsari, Sragen, Kamis (6/12). Dalam bukti yang ditunjukkan itu disebutkan setoran pengembalikan senilai Rp366,5 juta pada 16 Februari 2013 lalu.

Berita dugaan korupsi mantan bupati Sragen menjadi headline Harian Umum Solopos, Sabtu (8/12/2018). Selain kabar tersebut, berikut beberapa kabar lainnya:

TRAGEDI TRANS-PAPUA: Evakuasi di Tengah Baku Tembak dan Cuaca Buruk
Suara helikopter menderu-deru di atas hanggar helikopter Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua, Kamis (6/12). Hanggar milik PT Freeport Indonesia itu kedatangan heli milik TNI AD. Tepat pukul 10.50 WIT, heli yang mengangkut delapan orang korban selamat penyerangan KKB di Nduga, Papua, mendarat.

DATA KEPENDUDUKAN: 10 KTP-El Dijual, Laku Rp500.000
Penjualan blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) melalui marketplace atau toko online terkuak.

Penjual adalah anak mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tulang Bawang, Lampung. Sebanyak 10 blangko KTP-el terjual secara online dengan nilai Rp500.000.

Baca selengkapnya: Epaper.solopos.com

Eksekusi lahan Kentingan Baru dibelakang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) di Jebres, Solo, berlangsung ricuh, Kamis (6/12). Pemilik lahan mengerahkan 300-an warga sekitar untuk membantu proses eksekusi. Sebaliknya warga penghuni Kentingan Baru juga mendapat dukungan dari kalangan mahasiswa.

Berdasarkan pantauan Espos, warga sempat membakar ban bekas di depan gang masuk permukiman untuk mencegah pengosongan lahan.

Berita eksekusi lahan di Kentingan Baru menjadi headline halaman Soloraya Harian Umum Solopos, Sabtu (18/12/2018). Berikut beberapa kabar lainnya:

INFRASTRUKTUR PERHUBUNGAN: Goyang dan Dentang Sang Jembatan Tua
Suara dentangan gaduh terdengar dari jembatan gantung Kliwonan yang menghubungkan kawasan Plupuh dengan kawasan Masaran, Sragen, Kamis (6/12). Suara gaduh itu berasal dari benturan seng alas jembatan dengan roda kendaraan bermotor yang melintasi jembatan gantung Sungai Bengawan Solo.

Jembatan gantung yang diresmikan pada 4 Juli 2002 oleh Gubernur Mardiyanto itu dibangun demi menunjang mobilitas warga di sejumlah desa di Kecamatan Masaran dan Plupuh.

KONFLIK MANAJEMEN: Karyawan PTPN Nusantara IX Unjuk Rasa
Lebih kurang 150 anggota serikat pekerja perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor PTPN IX di Solo, Kamis (6/12) pagi hingga siang. Mereka memprotes pembayaran gaji bulanan yang kerap terlambat, dan menolak kebijakan penutupan pabrik-pabrik gula di wilayah PTPN IX.

Baca selengkapnya: Epaper.solopos.com