Awas, Warga Jangan Dekati Pantai Wonogiri pada 11 Desember!

Gelombang tinggi di Pantai Sembukan berkisar 3 meter mengenai karang pada Sabtu (28/7 - 2018). (Antara / Ichsan Kholif Rahman)
09 Desember 2018 19:15 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri mengimbau masyarakat waspada terhadap gelombang tinggi mencapai 3-4 meter di pantai selatan Jawa hingga 11 Desember.

Masyarakat untuk sementara waktu diminta jangan mendekati pantai. Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Hariyanto, mengatakan Wonogiri memiliki garis pantai sepanjang sembilan kilometer (km).

Di sejumlah desa, pantai itu dikelola menjadi destinasi wisata. Ia meminta pengunjung jangan mendekati pantai karena gelombang masih tinggi.

Gelombang tinggi tiga sampai empat meter sehingga harus waspada termasuk para pemilik warung,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (8/12/2018).

Kepada pemilik warung di tepi pantai, Bambang meminta agar warung dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Begitu pula kepada nelayan pencari ikan dan petani penggarap lahan di daerah pantai agar waspada terhadap gelombang tinggi.

“Gelombang tinggi di tepian pantai harus diwaspadai. Nanti kami menindaklanjuti dengan membentuk desa tangguh bencana tsunami dan gelombang tinggi. Ada rencana kontijensi tsunami [yang bakal dilakukan],” terang Bambang.

Ia meminta masyarakat terus waspada terhadap gelombang tinggi yang diprediksi bakal terjadi hinggal 11 Desember. BPBD juga terus memantau perkembangan terbaru soal gelombang tinggi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Saat ini belum ada laporan masuk soal kerusakan akibat gelombang tinggi. Kalau Juli lalu ada sekitar enam warung rusak dan fasilitas pariwisat milik Pemkab di Pantai Sembukan,” beber Bambang.

Dalam upaya pembentukan desa tangguh bencana, BPBD belum lama ini menyosialisasikan inisiasi itu di Pendapa Kecamatan Paranggupito. Setiap desa diimbau menyiapkan sukarelawan dan membentuk forum Pengurangan Risiko Bencana di tingkat desa.

“Besok [Minggu] kamj juga menggelar apel mitigasi 1.000 sukarelawan di Sidoharjo,” imbuh Bambang.