Rem Blong, Truk Seruduk Truk di Jalur Lingkar Utara Boyolali

Kendaraan melintas di dekat truk yang rusak akibat kecelakaan di jalur lingkar utara Boyolali, Senin (10/12 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
10 Desember 2018 14:10 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Sebuah truk menabrak truk lainnya di jalur lingkar utara Boyolali di wilayah Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Senin (10/12/2018). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kepala truk penabrak hancur.

Tabrakan yang diduga akibat rem blong tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu truk bermuatan scafolding berpelat E 9948 AB yang dikemudikan Suharminto, 66, melaju dari arah Semarang menuju Solo.

Memasuki wilayah Boyolali, sopir warga Tulungagung, Jawa Timur, itu mengambil jalur lingkar utara. Tiba-tiba Suharminto merasa ada yang tidak beres dengan remnya. Saat tuas rem diinjak, kecepatan kendaraan tidak berkurang dan terus melaju.

Suharminto terus berusaha mengendalikan truknya sambil berpikir lokasi mana yang bisa ia gunakan untuk menghentikan paksa kendaraan berat tersebut.

Sesampainya di wilayah Dukuh Kalikiring Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Suharminto melihat truk Hino yang melaju searah dengan kecepatan rendah. Ia hendak mendahului truk itu dan kemudian menabrakkan kendaraannya ke sisi kanan karena ada lokasi yang dinilainya aman.

Sayangnya, saat ia hendak memutar kemudi ke kanan ternyata banyak sekali kendaraan roda dua dari arah berlawanan. Buru-buru dia mengurungkan niatnya agar tidak terjadi kecelakaan yang mungkin saja akan jatuh banyak korban jiwa.

Akhirnya Suharminto membanting kemudi ke kiri dan menabrakkan truknya ke bak truk Hino berpelat nomor G 1775 DF tersebut yang belakangan diketahui dikemudikan oleh M. Safii warga Rembang.

Benturan keras akibat tabrakan membuat kepala truk Suharminto hancur dan menancap ke bak truk Hino.

Wahyu Kristanto, 33, seorang warga yang tinggal di dekat lokasi mengatakan Suharminto hanya mengalami luka ringan. Bahkan setelah tabrakan, Suharminto sempat mampir ke rumahnya untuk menenangkan diri.

“Sopirnya tadi ke sini. Dia sendirian tanpa kenek. Saya bikinin teh. Dia bercerita kronologi kejadian yang dialaminya. Katanya, meskipun dia tau rem blong tapi dia tenang mengemudikan truknya sambil mencari tempat aman untuk menghentikan paksa truknya,” kata Wahyu saat ditemui di rumahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriani Aer melalui Kanit Lakalantas Ipda Utomo mengatakan kedua pengemudi truk masih masih menjalani pemeriksaan di Mako Satlantas Boyolali.