Kubu Lawan Buka Posko di Solo, Tim Jokowi-Ma’ruf Siap Tarung

Joko Widodo (Jokowi) didampingi istri Iriana Joko Widodo (keempat kiri) mengikuti jalan sehat bertajuk Sehat Bersama 01JokowiLagi di Lampung, Sabtu (24/11 - 2018). (Antara/Puspa Perwitasari)
11 Desember 2018 08:15 WIB ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO--Jika posko pemenangan dipindah ke Solo, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin Kota Solo, Her Suprabu, saat dihubungi Solopos.com, Senin (10/12/2018) malam, mengatakan rencana penambahan pos pertempuran di Kota Solo merupakan bagian dari strategi pasangan calon nomor urut dua. Ia tidak mengambil pusing rencana itu selama tidak menyalahi ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Namanya pesta demokrasi masing-masing memiliki strategi untuk menang, kami siap saja menghadapi itu semua. Saya rasa bukan ancaman, Solo kan rumah kami sendiri jadi kami tidak terpengaruh. Kami juga tidak bisa melarang, asalkan sesuai aturan dan PKPU ya silakan. Kami juga telah punya program-program sendiri terkait dengan pasangan calon nomor satu,” ujar Her Suprabu.

Her Suprabu menambahkan masa kampanye merupakan cara untuk merebut simpati masyarakat dan Jokowi membuktikan selama menjabat menjadi Presiden. Ia menyerahkan kepada masyarakat sebagai penilai. Menurutnya, hasil Pilpres 2014 dengan capres yang sama masih menjadi tolak ukur yang relevan. Ia mengaku memiliki target mempertahankan perolehan target sebelumnya yakni 84,3 persen.

“Syukur-syukur perolehan suara pasangan Jokowi-Ma’ruf di Kota Solo mencapai 90 persen. Namun, 85 persen juga sudah bagus Pak Jokowi kan orang Solo. Kami bikin target juga berdasarkan data-data yang ada seperti saat pemilihan wali kota dan pemilihan gubernur,” ujarnya.

 Sebelumnya, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said, berencana memindah posko pemenangan ke Jawa Tengah. Mereka berkaca pada Pilpres 2014 di mana suara Jateng tergolong besar. Jika posko pemenangan itu berada di Jateng, Lokasi posko pemenangan itu di Solo yang dikenal sebagai kandang banteng.