Flyover Manahan Solo Diuji Coba 3 Hari Mulai Senin (17/12/2018)

Pekerja menyelesaikan pemasangan mozaik berbahan pecahan keramik pada proyek pembangunan flyover Manahan di Jl. dr. Moewardi, Kota Barat, Solo, Selasa (27/11 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
13 Desember 2018 17:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Jalan layang (flyover) Manahan Solo mulai diuji coba pada Senin (17/12/2018) mendatang. Uji coba disiapkan Pemkot Solo selama tiga hari sebelum jalan layang dioperasionalkan untuk umum.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan saat ini Pemkot Solo tengah menyiapkan pengaspalan jalan di sayap kanan maupun kiri bangunan flyover Manahan. Pengaspalan jalan diperkirakan selesai dalam pekan ini.

“Senin, flyover [Manahan] kita uji coba dulu. Rekayasa lalu lintasnya nanti tinggal menyesuaikan,” kata Wali Kota ketika berbincang dengan wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (13/12/2018).

Wali Kota mengatakan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) terkait operasional flyover Manahan akan dibahas lebih lanjut bersama tim dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Ihwal pemasangan ornamen berupa mozaik yang menghias didinding flyover Manahan, Wali Kota Solo optimistis pengerjaannya selesai pada akhir tahun ini. Pemasangan ornamen mozaik, diakuinya sedikit mengalami keterlambatan karena menunggu rampungnya pengerjaan dinding flyover Manahan.

Berbeda untuk  hiasan ornamen berupa seni mural untuk dinding di sisi utara rel yang kini telah selesai pengerjaannya.

Konsep visual mural adalah tentang kecepatan serta kelancaran arus, sehingga secara umum digambarkan lewat citra komposisi garis dan bidang yang dipadu dengan ornamen dan citra ethnic power lain.

Selain keragaman warna dalam pencitraan visual yang berkesan modern serta futuristik. Elemen tersebut kemudian dipadu dengan objek dan figur-figur yang dapat menarasikan tema seni, budaya, dan olahraga.

Tak hanya itu juga menyesuaikan dengan tema kawasan Manahan sebagai kawasan olahraga, budaya dan kreativitas pemuda, serta tema identitas Kota Solo secara universal. Mural tersebut sebagai sebuah gambaran mengenai "Solo masa lalu adalah Solo masa depan".

Ditanya mengenai rencana pembebasan dua bidang lahan di Jl. M.T. Haryono Solo untuk kelancaran arus lalu lintas di kawasan flyover Manahan, Wali Kota belum bisa memastikannya. 

“Besok baru kita cek dulu. Nanti kita tunggu  setelah uji coba itu. Namun ini yang penting SMP 1 ke selatan diaspal dulu,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno mengatakan masa uji coba selama tiga hari sangat penting untuk mengetahui kesiapan flyover Manahan Solo saat dilalui kendaraan.

Selama masa ujicoba Dishub akan mengerahkan kendaraan seperti bus besar, bus kecil, mobil,  hingga motor. “Kami ingin memastikan penggunaan jalur agar tidak terjadi kesemrawutan lalu lintas,” katanya.