SOLOPOS.COM - Helikopter yang membawa air untuk water bombing gagal memadamkan kebakaran Gunung Lawu karena terkendala cuaca. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Upaya pemadaman  kebakaran lahan dan hutan Gunung Lawu di wilayah Kabupaten Karanganyar menggunakan water bombing kembali batal dilaksanakan pada Jumat (6/10/2023) pagi.

Sedianya water bombing menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB. Namun lagi-lagi tak bisa berjalan karena terhambat cuaca.

Promosi Lebaran Zaman Now, Saatnya Bagi-bagi THR Emas dari Pegadaian

“Tadi sempat terbang di wilayah Karanganyar. Tapi karena angin terlalu kencang, water bombing tidak bisa dilakukan,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Karanganyar, Juli Padmi Handayani, kepada Solopos.com, Jumat.

Juli belum bisa memastikan kapan water bombing akan dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar. Operasional water bombing dilaksanakan melihat situasi cuaca yang ada. Sejak Rabu (4/10/2023), upaya pemadaman menggunakan water bombing belum bisa dilakukan.

“Kemarin karena kabut, tadi lebih ke angin,” kata dia.

Saat ini upaya pemadaman menggunakan water bombing dialihkan ke wilayah Ngawi, Jawa Timur. Hingga Kamis (5/10/2023) malam, api masih membakar kawasan hutan di wilayah Hargo Tiling. Terdapat 10 titik kebakaran di wilayah tersebut. Luasan lahan yang terbakar sudah mencapai 100 hektare (ha). Data tersebut kemungkinan besar akan berubah.

“Pemadaman dilakukan jalur darat. Ada 200-an personil gabungan yang kita berangkatkan setiap hari,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya