Soloraya
Selasa, 29 Juni 2021 - 14:48 WIB

Awas Kecele, Wisata Alam Gunung Pegat Sukoharjo Ditutup Lur...

Indah Septiyaning Wardani  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Suasana objek wisata Gunung Pegat di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Minggu (31/5/2020). (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kawasan objek wisata alam Gunung Pegat di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan kawasan wisata yang menyuguhkan eksotisme alam ini dilakukan guna menekan penyebaran virus corona.

Kepala Desa (Kades) Karangasem, Kecamatan Bulu, Bambang Winarno mengatakan penutupan kawasan wisata Gunung Pegat mulai dilakukan sejak Senin (28/6/2021).

Advertisement

Penutupan dilakukan melihat tingginya kasus positif corona di Kabupaten Sukoharjo dan daerah di sekitarnya.

Baca juga: Klaster Hajatan, 40 Warga Sekampung Di Tawangsari Sukoharjo Positif Covid-19

Advertisement

Baca juga: Klaster Hajatan, 40 Warga Sekampung Di Tawangsari Sukoharjo Positif Covid-19

"Kita ingin menekan penyebaran virus corona. Jadi salah satu upayanya menutup kawasan wisata Gunung Pegat," kata dia, Selasa (29/6/2021).

Terkait sampai kapan kawasan wisata Gunung Pegat akan ditutup, dia mengatakan belum bisa memastikannya. Pihaknya akan membuka kawasan wisata Gunung Pegat jika kondisi kasus corona di Sukoharjo mulai turun dan landai.

Advertisement

"Kasusnya ini sedang naik dan kondisinya tidak baik. Sehingga kami memilih tidak membuka wisata Gunung Pegat," katanya.

Baca juga: Langgar Prokes, 2 Panitia Turnamen Badminton Di Kertonatan Sukoharjo Dijatuhi Sanksi

Upaya pembenahan untuk mempercantik kawasan wisata Gunung Pegat sebelumnya telah dilakukan. Beberapa wahana baru dibangun seperti kolam renang anak, trampolin, mini coaster, mandi bola dan lainnya.

Advertisement

Selain penambahan wahana baru pengelola juga memperbaiki sarana dan prasarana pendukung, seperti betonisasi jalan kawasan wisata Gunung Pegat, pavingisasi area permainan anak dan lainnya.

Pemandangan Matahari Terbit

Selama ini kawasan wisata Gunung Pengat menjadi alternatif bagi warga di wilayah Solo Raya untuk berlibur.

Pengelola menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi pengunjung wisata Gunung Pegat. Di antaranya pengunjung wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan wajib mencuci tangan sebelum masuk ke kawasan Gunung Pegat.

Advertisement

Baca juga: 2 Hajatan Nikah di Grogol Sukoharjo Dikukut Satgas Covid-19, Keluarga Pengantin Di-Swab

Di Gunung Pegat, pengunjung disuguhkan dengan eksotisme keindahan alam saat berada di puncak gunung. Dari puncak ini pengunjung dapat menyaksikan pemandangan alam lahan persawahan yang hijau hingga matahari terbit (sunrise) dari ufuk timur.

Suasana malam hari juga tak kalah eksotis. Suhu yang tidak begitu dingin dan dari puncak bisa melihat gemerlapnya lampu-lampu di Tawangmangu, Wonogiri dan Sukoharjo.

Pesona keindahan pemandangan tersebut begitu luar biasa. "Kita juga bangun gazebo-gazebo," katanya.

Masuk ke kawasan objek wisata Gunung Pegat cukup murah meriah. Pengunjung hanya ditarik tiket masuk Rp2.000 per orang plus parkir kendaraan untuk sepeda motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000.

Sementara untuk kolam renang anak, pengelola akan menarik tiket masuk senilai Rp5.000 per orang. Bambang mengatakan jumlah pengunjung rata-rata pada hari biasa sekitar 20-an orang. Namun saat weekend atau hari libur jumlahnya mencapai 100 orang.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif