SOLOPOS.COM - Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Bentrokan Klaten ini terjadi saat sekelompok massa menggeruduk rusunawa Bareng Lor, Klaten Utara, sore ini.

Solopos.com, KLATEN — Sekelompok orang menggeruduk rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Kelurahan Bareng Lor, Klaten Utara, Senin (8/2/2016) sore. Dalam kejadian itu, sejumlah warga di sekitar lokasi mengalami luka.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari warga setempat, geger itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Puluhan orang mendatangi lokasi mengendarai sepeda motor. Massa yang datang menutup wajah mereka menggunakan helm dan beberapa di antaranya diketahui membawa ketapel.

Sempat terjadi adu mulut antara kelompok massa dengan orang yang berkumpul di depan rusunawa. Beberapa saat kemudian, terjadilah pelemparan batu dari rombongan massa yang mendatangi lokasi. Alhasil, terjadi aksi saling lempar batu selama beberapa saat hingga kelompok massa itu meninggalkan lokasi.

Dari kejadian itu, salah satu warga bernama Agus terkena lemparan batu pada pipi sisi kiri. “Saat itu, saya duduk di sebuah warung depan rusunawa,” kata warga Bareng Lor yang tinggal tak jauh dari rusunawa. Selain Agus, terdapat dua warga lainnya yang mengalami luka.

Sementara itu, salah satu warga rusunawa, Andi, mengatakan sebelumnya warga sudah berkumpul di rusunawa lantaran sebelumnya ada kabar jika kelompok massa bakal menggeruduk rusunawa. Petugas polisi juga bersiaga di rusunawa sejak Minggu pagi. Namun, pada Minggu sore, pengamanan polisi mulai berkurang.

“Sebelumnya warga sudah antisipasi karena ada isu rusunawa akan digeruduk. Warga dua malam terakhir ronda,” kata dia. Pada Minggu petang hingga malam aparat kepolisian dibantu TNI berjaga di depan rusunawa. Sejumlah penghuni rusunawa memilih mengungsikan anggota keluarga mereka.

Sementara itu, Kapolres Klaten, AKBP Faizal, belum bisa dikonfirmasi saat ditemui di rusunawa. Sebelumnya, kelompok orang dari organisasi kemasyarakatan (ormas) mendatangi Taman Lampion yang berada di depan rusunawa, Minggu (7/2/2016) dini hari.

Keterangan dari warga setempat, kedatangan anggota ormas itu guna membubarkan sejumlah orang yang sedang minum miras di Taman Lampion. Dari situ terjadi kesalahpahaman hingga berujung pengeroyokan kepada anggota ormas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya