Soloraya
Jumat, 20 Januari 2012 - 18:25 WIB

BOCAH BUNUH DIRI: Gara-gara Sambal, Bocah SD Gantung Diri

Redaksi Solopos.com  /  R. Bambang Aris Sasangka  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - GRAFIS (JIBI/SOLOPOS/Galih Ertanto)

GRAFIS (JIBI/SOLOPOS/Galih Ertanto)

KARANGANYAR — Seorang bocah bernama AS, 11, warga Kedunggong, Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar nekat mengakhiri hidupnya, Kamis (19/1/2012) malam. Bocah malang itu gantung diri diduga hanya gara-gara masalah sambal.

Advertisement

Informasi yang dihimpun SOLOPOS, Jumat (20/1/2012), kejadian bermula korban tengah berkumpul bersama anggota keluarga lainnya di rumah sekitar pukul 19.00 WIB. Sementara sang adik tengah makan nasi sambel. Korban saat itu juga mau makan namun mendapati sambel yang sudah dihabiskan oleh adiknya.

Korban merasa kesal dan meninggalkan anggota keluarga lainnya. Ibu korban yang saat itu hendak ke kamar mandi merasa curiga ada benda aneh yang terlihat dari kaca. Karena kondisi gelap akibat mati lampu sejak sore hari, saksi penasaran dan mendekati benda aneh tersebut.

Tak disangka benda itu adalah tubuh anaknya yang sudah dalam posisi tergantung di blandar samping rumahnya yang terbuat dari bambu. Sontak ibu korban histeris dan berteriak minta tolong. Hingga akhirnya seluruh warga berdatangan ke rumah korban. Namun nahas korban tidak bisa diselamatkan. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Advertisement

Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adji Wibowo melalui Kasatreskrim AKP Djoko Satriyo Utomo mengatakan tidak menemukan tanda-tanda penganiyaan dalam tubuh korban.

JIBI/SOLOPOS/Indah Septiyaning W

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif