Soloraya
Jumat, 27 Maret 2020 - 20:05 WIB

Dana Rp6,8 M untuk Melandaikan Jalan Jambeyan-Sukorejo

Muh Khodiq Duhri  /  Cahyadi Kurniawan  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Infrastruktur (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen mengucurkan dana Rp6,8 miliar untuk melandaikan jalan Jambeyan-Sukorejo. Jalan kabupaten itu sebelumnya cukup curam dan kerap terjadi kecelakaan.

Pantauan Solopos.com di lokasi, Kamis (26/3), dua unit ekskavator dikerahkan untuk mengeruk tanah di jalan itu. Proses melandaikan jalan Jambeyan-Sukorejo itu dimulai sejak empat hari yang lalu.

Advertisement

14 Formasi CPNS Solo Kosong, Pelaksanaan SKB Ditunda

Akibatnya, ruas jalan Jambeyan-Sukorejo itu ditutup untuk sementara waktu. Sejumlah pengguna jalan harus memutar arah dengan selisih jarak sekitar satu km.

Advertisement

Akibatnya, ruas jalan Jambeyan-Sukorejo itu ditutup untuk sementara waktu. Sejumlah pengguna jalan harus memutar arah dengan selisih jarak sekitar satu km.

Pengguna jalan bisa melewati jalan alternatif via Sukorejo di sisi selatan atau Gamping di sisi utara. Untuk warga sekitar, hal itu tentu tidak kesulitan mencari jalan alternatif.

2 Pasien Positif Virus Corona di Jateng Sembuh, dari Solo dan Semarang

Advertisement

Sugiyono menjelaskan terdapat dua titik jalan yang cukup curam di jalur Jambeyan-Sukorejo. Satu titik berada di sebelah timur jembatan dan satu titik lainnya berada di barat jembatan.

Breaking News! Perdana Menteri Inggris Positif Virus Corona

Kerap Terjadi Kecelakaan

Proyek perbaikan jalan itu baru menyasar jalan menanjak di sisi timur jalan. Meski tak ada korban jiwa, namun ada beberapa truk yang tak kuat melewati tanjakan itu.

Advertisement

Gubernur Ganjar: Semua Pemudik Masuk ODP

“Kalau jalan menanjak di sisi timur jalan memang belum pernah memakan korban jiwa. Tapi, di sana pernah ada 3-4 truk membawa batu yang tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur ke belakang. Kalau jalan menanjak di barat jembatan pernah memakan satu korban jiwa. Seorang petani meninggal dunia karena kunduran truk yang tidak kuat menanjak pada 2014 silam,” terang Sugiyono.

Pasien Positif Corona Ke-4 yang Meninggal di RSUD Moewardi Solo dari Sukoharjo

Advertisement

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Albert Pramono Soesanto, mengatakan pagu anggaran kegiatan peningkatan jalan Jambeyan-Sukorejo itu senilai Rp6,8 miliar.

“Sumbenya dari dana alokasi khusus (DAK) APBN 2020. Proses pengerjaan proyek ini berlangsung hingga enam bulan,” terang Albert.

Advertisement
Kata Kunci : Infrastruktur Sragen
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif