Soloraya
Jumat, 16 Oktober 2020 - 17:45 WIB

Dua Hari, Kasus Covid-19 di Boyolali Bertambah 34 Orang

Bayu Jatmiko Adi  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi virus corona (Freepik)

Solopos.com, BOYOLALI -- Selama dua hari terakhir, kasus Covid-19 di Boyolali bertambah 34 orang. Rata-rata merupakan kontak erat dari kasus yang sudah ada sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan berdasarkan data per Jumat (16/10/2020), total kasus Covid-19 di Boyolali sebanyak 993 orang.

Advertisement

Jumlah itu terdiri dari kasus yang dirawat sebanyak 136 orang, isolasi mandiri 79 orang, selesai isolasi 741 orang dan meninggal 37 orang. Dari data itu angka kematian masih sekitar 4% dan angka kesembuhan sekitar 75%.

Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid di Pasar Legi Solo Sempat Pura-Pura Salat Duha Sebelum Beraksi

Mengenai penambahan kasus, Ratri mengatakan pada dua hari terakhir Boyolali kembali mengalami penambahan kasus yang cukup banyak, yakni 34 kasus. "Untuk penambahan memang cukup banyak, sebab sebelumnya Boyolali ini sudah cukup landai," kata dia.

Advertisement

Penambahan kasus pada Kamis (15/10/2020) ada 31 kasus, kemudian pada Jumat (16/10/2020) ada tiga kasus. Penambahan kasus itu tersebar di 14 kecamatan.

Perincian

Untuk Kecamatan Sawit dan Kecamatan Banyudono masing-masing ada lima kasus. Di Kecamatan Karanggede ada empat kasus. Kecamatan Nogosari dan Gladagsari masing-masing ada tiga kasus. Kemudian di Kecamatan Ampel, Boyolali, Mojosongo, Tamansari dan Teras masing-masing ada dua kasus. Sedangkan untuk Kecamatan Simo, Sambi, Ngemplak dan Andong masing-masing ada satu kasus.

"Pertambahan kasus itu paling banyak merupakan kontak erat dari kasus sebelumnya," kata dia.

Advertisement

Gara-Gara Rapid Test Bikin Warga Wonogiri Emoh Daftar KPPS

Dari 34 tambahan kasus itu mayoritas merupakan kasus tanpa gejala. Menurut Ratri hanya ada lima kasus yang dikategorikan sebagai kasus bergejala. Terkait dengan adanya penambahan kasus yang cukup banyak itu, Ratri kembali mengingatkan masyarakat agar tidak bosan dan terus semangat menjalankan protokol kesehatan.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif