Soloraya
Minggu, 1 Maret 2020 - 23:19 WIB

Hujan Deras Bikin Kali Pepe Solo Meluap, Rumah Warga Sangkrah Kebanjiran

Wahyu Prakoso  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kondisi air sungai yang masuk rumah warga di RT 004/RW 003 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (1/3/2020). (Istimewa/Sibat Sangkrah)

Solopos.com, SOLO -- Kali Pepe meluap membanjiri rumah warga di wilayah Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Minggu (1/3/2020) malam.

Sebelumnya, hujan lebat mengguyur kawasan Soloraya. Anggota Sibat Kelurahan Sangkrah, Sony, mendapatkan laporan mengenai rumah warga yang tergenang akibat luapan Sungai Pepe pada Minggu malam.

Advertisement

Ketinggian air sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter.

"Laporan yang saya terima dari petugas Linmas ketinggian air sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter masuk rumah. Saya baru perjalanan cek lokasi. Saya belum bisa pastikan jumlah rumah yang terdampak," katanya kepada Solopos.com melalui telepon pukul 22.35 WIB.

Advertisement

"Laporan yang saya terima dari petugas Linmas ketinggian air sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter masuk rumah. Saya baru perjalanan cek lokasi. Saya belum bisa pastikan jumlah rumah yang terdampak," katanya kepada Solopos.com melalui telepon pukul 22.35 WIB.

Malam Minggu, 40 Rumah di Weru Sukoharjo Kebanjiran

Petugas Pengukur Tinggi Muka Air (TMA) Jurug Bengawan Solo, Joko Widodo, menjelaskan TMA pada pukul 18.00 WIB 7,5 meter dan TMA pukul 22.00 WIB sudah mencapai 8 meter.

Advertisement

"Kami menyalakan pompa di Jurug pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Pompa juga dioperasikan serempak pada Pucangsawit dan pintu air Demangan. Masing-masing pompa berfungsi mengurangi air dari kota," ungkapnya.

SMA di Semarang Bikin Perusahaan Siswa demi Cetak Pengusaha Muda

Menurut Joko, debit air dari hulu sangat banyak. Petugas menunggu kiriman air masuk dari wilayah Sukoharjo dan Boyolali.

Advertisement

Lurah Gandekan, Arik Rahmadani, menjelaskan kondisi air Kali Pepe masih peres. Namun, jalan pada RW 005 Kelurahan Gandekan tergenang air sejak pukul 22.00 WIB.

"Malam ini warga, Linmas, dan Sibat siaga. Pintu air buntung telah ditutup. Pompa air nyala pukul 21.00 WIB," katanya.

Dia menjelaskan Taman Cerdas Gandekan berlokasi di dekat Kali Buntung. Debit air pukul 22.50 WIB sedikit dan pengelola bersiaga untuk mengevakuasi buku-buku bila TMA Kali Buntung meluap.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif