Soloraya
Jumat, 8 April 2022 - 20:56 WIB

Ikut Pesantren Kilat, Siswa SLB-B Pawestri Karanganyar Belajar Salat

Indah Septiyaning Wardani  /  Kaled Hasby Ashshidiqy  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pengajar SLB-B Pawestri Karanganyar mengajarkan ngaji kepada para siswa tuna rungu saat pesantren kilat pada Jumat (8/4/2022). (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Menyambut Bulan Ramadan, Sekolah Luar Biasa (SLB)-B Pawestri di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, menggelar pesantren kilat bagi para siswanya. Pesantren kilat digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (6-8/4/2022) di sekolah setempat.

Berbeda dengan sekolah lain, di sekolah tersebut para siswa dibiasakan membaca gerak bibir pengajar. Para siswa membaca gerak bibir pengajar saat belajar mengaji hingga bacaan salat. Dalam menerima pelajaran, para siswa menirukan gerak bibir dari pengajarnya.

Advertisement

Ketika siswa salah atau belum mengerti perkataan pengajar, sang guru kemudian menarik jari tangan siswa dan mengucapkan bacaan. Sesekali pengajar menggunakan peraga gambar. Termasuk saat mengajarkan gerakan salat. Para siswa tampak antusias dan serius memperhatikan setiap gerakan pengajar.

 

Wakil Kepala SLB B Pawestri Bidang Kurikulum, Fuji Harjanti, mengatakan pesantren kilat digelar untuk menambah pendidikan agama bagi para siswa. Tiap siswa diberikan pelajaran mengaji dan tata cara salat berikut bacaannya.

Advertisement

“Kami membiasakan siswa di sini bukan menggunakan bahasa isyarat. Tapi gerak bibir lawan bicara,” kata dia ketika dijumpai Solopos.com, Jumat.

Pengajar dalam memberikan materi selain melalui gerakan bibir juga menggunakan peraga gambar. Tahapan ini untuk memudahkan siswa memahami gerakan salat. “Siswa di sini tidak hanya dari Karanganyar, tapi dari Sragen, Wonogiri, dan lainnya. Total ada 61 siswa yang mengikuti pesantren kilat,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif