Soloraya
Senin, 18 April 2022 - 16:43 WIB

Ini Dia Program Mudik Gratis yang Bisa Diakses Perantau Karanganyar

Indah Septiyaning Wardani  /  Kaled Hasby Ashshidiqy  /  Kaled Hasby Ashshidiqy  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Dok)

Solopos.com, KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta maaf kepada warganya yang diperantauan. Ini lantaran ia  tak menyediakan program mudik gratis tahun ini. Namun, ia memastikan tahun depan akan ada lagi program mudik gratis dengan asumsi kondisi pandemi sudah membaik.

“Tapi tahun depan dan seterusnya akan kita anggarkan lagi,” kata Bupati, Senin (18/4/2022).

Advertisement

Sementara itu, ada sejumlah program mudik gratis yang bisa diakses perantau asal Karanganyar. Beberapa di antaranya disediakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Baca Juga: Perantau Karanganyar Diminta Manfaatkan Mudik Gratis Kemenhub & Pemprov

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar, Bambang Prasetyo, mengaku menerima informasi Kemenhub menyediakan 700 unit bus dalam program mudik dan balik gratis pada Lebaran 2022. Program mudik tahap I dengan jumlah kuota 350 bus, sudah penuh. Masih ada tahap II yang bisa diakses perantau asal Karanganyar.

Advertisement

“Titik kumpul pemberangkatan di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di tahap II, pemudik dapat mendaftar secara daring di laman www.mudikhubdat2022.com,” katanya.

Program mudik gratis ini mengangkut pemudik hanya sampai terminal tipe A di kampung halaman. Di Soloraya, terminal tipe A itu di antaranya Terminal Klaten dan Terminal Tirtonadi Solo.

Baca Juga: Wisatawan Bakal Membeludak, Bupati Karanganyar: Aja Ngepruk Harga!

Advertisement

Bagi perantau asal Karanganyar nanti turun di Terminal Tirtonadi Solo. Selain Kemenhub, Pemprov Jateng juga membuka pendaftaran mudik gratis dari pemberangkatan kompleks TMII ke berbagai kota di Jawa Tengah. Pendaftaran dibuka di https://bit.ly/mudikgratisbantuangubjateng2022.

“Armada dari Jateng ini bantuan dari CSR perusahaan. Kemungkinan Pemprov memang tidak menganggarkan dananya. Mengenai jumlahnya berapa, silakan mengakses di pendaftaran. Ada kuotanya,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif