SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Karanganyar (Espos)--Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliyatmono, menilai pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat memiliki peran strategis dalam proses realiasi proyek perumahan pekerja Griya Lawu Asri (GLA) di Desa Jeruksawit, Gondangrejo.

Politisi Partai Golkar tersebut menuding Bupati dan jajarannya di lingkungan Pemkab berusaha cuci tangan dengan mengatakan tidak ada kaitan apa pun antara proyek GLA dan pemerintah daerah.
“Sangat disayangkan kalau pernyataannya seperti itu. Siapa pun tahu, Pemkab punya peran penting sehingga proyek tersebut berjalan,” ungkapnya ditemui di Kantor DPD Golkar, Kamis (18/2).

Promosi Lebaran Zaman Now, Saatnya Bagi-bagi THR Emas dari Pegadaian

Menurut Juliyatmono, proyek GLA Jeruksawit yang diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mustahil terlaksana tanpa peran serta dan bantuan dari Pemkab Karanganyar. Terlebih dalam realisasinya proyek tersebut mendapat subsidi Kementrian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI dengan nominal sangat besar mencapai belasan miliar rupiah.

Mantan Ketua DPRD Karanganyar periode 2004-2009 itu juga mengkritisi perihal pengakuan Bupati yang menyebutkan kasus GLA Jeruksawit tidak menimbulkan kerugian apa pun bagi Pemkab dan Masyarakat Karanganyar secara umum. Pasalnya, seru dia, subsidi perumahan yang seharusnya diterima warga dan pekerja melalui KSU Sejahtera selaku pengembang, penyalurannya menjadi tidak jelas.

Sebelumnya, Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, dalam penegasannya kepada wartawan menyatakan Pemkab tidak akan turut campur tangan terkait proyek GLA Jeruksawit. Apalagi perkara itu saat ini telah berada dalam penanganan Kejakti Jateng.

try

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya