Soloraya
Senin, 23 April 2012 - 22:22 WIB

KEMISKINAN Masih Jadi Momok Daerah

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - ilustrasi (dok)

ilustrasi (dok)

WONOGIRI--Kemiskinan di Wonogiri masih menjadi momok. Hingga kini jumlah penduduk miskin belum menurun secara signifikan. Pembenahan dan program kerja dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD)belum terpadu dalam satu komando.

Advertisement

Setiap SKPD dan masyarakat yang peduli masih mengutamakan kepentingan sendiri-sendiri. Bisa diibaratkan penanganan kemiskinan di Kota Gaplek seperti orkestra tanpa dirigen. Data di Kantor Bapermas Wonogiri tiga tahun terakhir, jumlah KK miskin masih tercatat sebanyak 94.514 KK.

Apabila dibanding data pada 2008, jumlah tersebut sudah menurun karena saat itu tercatat sebanyak 112.637 KK miskin. Karenanya melalui program PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi diharapkan, kemiskinan pada 2014 tidak ada. Pernyataan itu mengemuka saat dilangsungkan Semiloka PNPM Mandiri Perdesaan 2012 di Ruang Data, Kompleks Kantor Pemkab Wonogiri, Senin (23/4/2012).

Kepala Bapermas Wonogiri, Semedi Budi Wibowo dan Kasubid Penanganan Kemiskinan Bapermas Wonogiri, Totok Sugiyarto berharap masing-masing kecamatan memiliki buku putih berisi rencana pembangunan. “Buku putih itu yang menjadi pedoman pembangunan di masing-masing kecamatan. Pejabat boleh berganti tetapi keberlangsungan pembangunan yang telah dibahas oleh masyarakat tetap berjalan,” ujar Semedi.

Advertisement

Dijelaskannya, tahun ini ada dua program PNPM yang berlangsung di Wonogiri. Yaitu PNPM Mandiri Perdesaan di 268 desa/kelurahan di 23 kecamatan dan PNPM Mandiri Perdesaan integrasi di 28 desa di 25 kecamatan. “Semua program tersebut mendapatkan alokasi dana senilai Rp32,45 miliar.”

Menurut Semedi, jenis kegiatan berbagai macam mulai dari rabat beton, pendirian gedung PAUD, pembangunan jembatan sampai pembuatan air bersih. “Ada tiga permasalahan, yakni munculnya kasus penyimpangan, makin meningkatnya jumlah kredit dan idle money yang terus meningkat jumlahnya.”

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif