Soloraya
Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:56 WIB

Mantap! 100-an Pemuda Sukoharjo Kemah di Gunung Setinggi 1.232 Mdpl

R Bony Eko Wicaksono  /  Ika Yuniati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Peserta berkumpul saat acara pembukaan kegiatan berkemah bertajuk Cinta Alam Indonesia di puncak Gunung Gajah Mungkur, Dusun Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Sabtu (16/7/2022). (Istimewa/LDII Sukoharjo)

Solopos.com,SUKOHARJO – Sebanyak 130 pemuda mengikuti kegiatan berkemah atau camping Cinta Alam Indonesia di puncak Gunung Gajah Mungkur di Dusun Kerjo, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo Sabtu (16/7/2022).

Mereka bakal mengikuti berbagai kegiatan di puncak gunung setinggi 1.232 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Advertisement

Acara pembukaan camping Cinta Alam Indonesia di puncak Gunung Gajah Mungkur dihadiri oleh Ketua DPD LDII Sukoharjo, Dalono Abdul Rosyid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo, Agus Suprapto, dan unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Bulu.

Dalam kesempatan itu, para pengurus dan pemuda LDII juga melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di sekitar lokasi perkemahan. Pengurus LDII Sukoharjo juga menyalurkan bantuan 200 paket sembako kepada masyarakat tidak mampu di Desa Kedungsono dan sekitarnya.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, para pengurus dan pemuda LDII juga melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di sekitar lokasi perkemahan. Pengurus LDII Sukoharjo juga menyalurkan bantuan 200 paket sembako kepada masyarakat tidak mampu di Desa Kedungsono dan sekitarnya.

Ketua DPD LDII Sukoharjo, Dalono Abdul Rosyid, mengatakan kegiatan camping bertajuk Cinta Alam Indonesia merupakan agenda rutin setiap tahun. Kegiatan itu bertujuan mencetak generasi muda berakhlakul karimah dan melatih kemandirian.

Baca juga: Ini Dia, 4 Camping Ground Asyik Klaten dari Lereng Merapi hingga Bayat

Advertisement

Ada beragam kegiatan yang diharapkan mampu memembentuk karakter dan melatih mental para generasi muda. Mereka bakal mengikuti beragam kegiatan seperti pembekalan agama, penyuluhan penyalahgunaan narkoba hingga jelajah alam.

Lokasi puncak Gunung Gajah Mungkur dipilih sebagai lokasi kamping karena dianggap area outdoor yang paling cocok. Terlebih, Gunung Gajah Mungkur menyimpan eksotisme alam dan potensi alam unggulan di Kabupaten Jamu.

“Pemuda harus bisa menjadi contoh dan menjadi generasi emas pada masa mendatang. Kegiatan kamping selama dua tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19,” kata dia.

Advertisement

Kepala DLH Sukoharjo, Agus Suprapto, mengapresiasi kegiatan camping di puncak gunung. Dia berharap para peserta camping menambah ilmu agama, wawasan, dan pengetahuan untuk menjaga lingkungan hidup.

Baca juga: Lahan Tak Bertuan 2,5 Ha Bakal Diambil Alih Pemdes Sendang, Ada Apa?

Hal ini bagian dari proses mengaktualisasi diri sebagai generasi muda unggulan dan berdaya saing. “Penanaman bibit pohon bagian dari upaya menjaga dan melestarikan lingkungan. Selain itu, mencegah erosi tanah di wilayah perbukitan,” kata dia.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif