Soloraya
Jumat, 5 Juli 2013 - 10:43 WIB

MASA ORIENTASI SEKOLAH : BNK Sukoharjo Bakal Blusukan ke Sekolah

Redaksi Solopos.com  /  Tutut Indrawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi masa orientasi sekolah (MOS). (JIBI/Solopos/Dok)

Ilustrasi masa orientasi sekolah (MOS). (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO — Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukoharjo akan menggelar kunjungan ke berbagai sekolah di Sukoharjo selama masa orientasi sekolah (MOS).

Advertisement

Tim BNK yang bekerja sama dengan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Sukoharjo akan memberikan penyuluhan mengenai bahaya kenakalan remaja dan Narkoba.

Koordinator BNK Sukoharjo, Agus Widanarko, saat ditemuin wartawan di kantor BNK, Kamis (4/7/2013), mengatakan pihaknya akan memberikan penyuluhan pada para siswa baru di enam sekolah di sela-sela MOS. Enam sekolah yang akan didatangi yakni SMK 1 Muhammadiyah, SMK Pembangunan Nasional, SMK Taman Siswa, SMA Tawangsari, SMK PGRI dan SMK Kriya Sahid.

“Kalau sejak menjadi siswa baru mereka sudah mau dibina dan diarahkan yang benar, maka ke depan mereka sudah tahu apa saja kenakalan remaja dan narkoba, sehingga diharapkan sejak dini mereka bisa menangkalnya,” terang Danar, Kamis.

Advertisement

Ia menerangkan, latar belakang penyuluhan itu lantaran selama setahun terakhir ini masyarakat dibuat resah dengan munculnya berbagai kasus kenakalan remaja, seperti kasus video porno yang dibuat oleh anak sekolah, mabuk-mabukan di dalam kelas, kasus siswa yang hamil sebelum nikah dan kasus penyalahgunaan obat sehingga mengakibatkan siswa tewas.

“Kami tidak akan berhenti membekali dan membina mental spiritual serta memotivasi siswa agar tak terjerumus ke hal-hal negatif,” paparnya.

Pihaknya berharap sekolah lain di Sukoharjo bisa mengagendakan penyuluhan tersebut. Danar mengatakan, dalam setiap penyuluhan pihaknya sama sekali tidak memungut biaya apa pun dari sekolah. Salah satu jalan para siswa bisa melakukan hal negatif, sambung Danar, adalah melalui pergaulan dalam komunitas. Ia menekankan agar para remaja lebih selektif saat bergabung dalam sebuah komunitas.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif