Soloraya
Sabtu, 24 Juni 2023 - 19:26 WIB

Mengangkat Potensi Situs Bersejarah Kota Solo Lewat Fotografi

Kaled Hasby Ashshidiqy  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Salah satu karya fotografi jepretan peserta Lomba Foto Situs Bersejarah Kota Solo tersaji di Loji Gandrung, Jumat (23/6/2023). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Puluhan karya fotografi yang menampilkan keindahan Kota Solo tersaji di Loji Gandrung, Jumat (23/6/2023) dalam acara pengumuman Lomba Foto Situs Bersejarah Kota Solo.

Puluhan karya fotografi ini merupakan hasil jepretan fotografer peserta lomba foto yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo menggandeng Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo tersebut.

Advertisement

Berdasarkan rilis yang diterima Solopos.com, Sabtu (24/6/2023), Lomba ini mengusung tema Gandrung Solo. Melalui tema ini Disbudpar Kota Solo bersama PFI Solo ingin mengangkat potensi yang dimiliki Kota Bengawan lewat karya fotografi. Harapannya, karya ini mampu memberikan pesan, kesan, dan warna yang membuat masyarakat merindu akan keberadaan kawasan bersejarah dan berbudaya di Kota Solo.

Dengan format lomba, kegiatan ini diharapkan dapat mewadahi talenta masyarakat dan para pegiat foto untuk menciptakan karya-karya imaji terbaik tentang situs-situs bersejarah Kota Solo.

Advertisement

Dengan format lomba, kegiatan ini diharapkan dapat mewadahi talenta masyarakat dan para pegiat foto untuk menciptakan karya-karya imaji terbaik tentang situs-situs bersejarah Kota Solo.

Lebih dari 500 foto hasil karya ratusan fotografer terkirim. Foto-foto itu dinilai oleh 3 juri, yakni Andry Prasetyo selaku dosen fotografi di ISI Solo, Quirinto Endhi selaku mantan redaktur foto Solopos, dan Sungkono selaku Kabid Pelestarian Cagar Budaya Disbudpar Solo.

Hasilnya, terpilih 10 nominasi yang kemudian dilakuan penjurian lagi untuk menetapkan siapa yang berhak mendapatkan hadiah.

Advertisement

Kepala Disbupar Kota Solo,  Aryo Widyandoko, mengungkapkan lewat fotografi menjadi media untuk menunjukkan aset kawasan bersejarah yang selama ini terus dihidupi lewat beragam kegiatan seni dan budaya. “Untuk kegiatan serupa akan tetap terselenggara di tahun depan. Sebagai bentuk promosi akan keberagaman dan keindahan Kota Solo,” ujar Aryo.

Sementara itu, salah satu juri, Andri Prasetyo, mengatakan di Kota Solo ini banyak sekali kegiatan seni dan budaya dalam satu tahun. Dan ini tersaji sebuah kegiatan lomba fotografi yang memacu kehadiran fotografer dari luar kota Solo untuk hadir dan mengabadikan momen tersebut.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang dan menarik minat dan potensi para fotografer baik di Kota Solo maupun di luar kota Solo untuk ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Advertisement

Ketua PFI Solo, Yoma Times Suryadi, menambahkan kegiatan ini sebagai wujud apresiasi atas karya dari para fotografer. “Semoga kegiatan serupa masih terus ada dan dikembangkan,” ungkapnya.

Berikut daftar pemenang dan nominasi

Pemenang
1. Sri Yulianto – Jumenengan (Kawasan Kraton Kasunanan)
2. Vendi Rizki Kesworo – Solo Batik Carnival (Kawasan Kota Lama)
3. Agung Supriyanto – Batik Penanda Zaman (Laweyan)

7 Nomine:
• Andri Nugroho – Solo Menari (Kawasan Pasar Gede)
• Budoyo GS – Melihat Pembatik (Laweyan)
• Dhiky Aditya – Persiapan Parade (Kawasan Baluwarti)
• Fajar Rusady – Menikmati Penampilan Seni Festival Payung Indonesia 2022 (Kawasan Pura Mangkunegaran)
• Daa Dienussalam – Bangunan Dulu dan Sekarang (Mesjid Agung Surakarta)
• Fitria Nuraini – Menikmati Suasana Monumen Banjarsari (Kawasan Banjarsari)
• Giri Wijayanto – Menikmati Sore di Sriwedari (Kawasan Sriwedari)

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif