Soloraya
Kamis, 12 November 2020 - 22:18 WIB

Meroket! Positif Covid-19 Sragen Naik 53 Kasus, Kematian Juga Bertambah

Tri Rahayu  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi virus Corona. (Bisnis-Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Kasus baru konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Sragen meroket dengan penambahan 53 orang pada Kamis (12/11/2020).

Tambahan itu membuat kumulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 tembus 1.024 orang. Meningkatnya jumlah kasus secara signifikan tersebut berpotensi mengubah status zona Sragen dari oranye menjadi merah.

Advertisement

Dari total kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 1.024 orang itu, 186 orang dalam perawatan, 794 orang sembuh, dan 44 orang meninggal. Ada penambahan dua pasien positif yang meninggal pada Kamis.

Situasi Covid-19 Klaten: 17 Pasien Positif Sembuh, Tapi Kasus Baru Tambah 7 Orang

Advertisement

Situasi Covid-19 Klaten: 17 Pasien Positif Sembuh, Tapi Kasus Baru Tambah 7 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr Hargiyanto kepada Solopos.com yang menghubunginya via telepon, Kamis malam, menyampaikan ada peningkatan jumlah kasus konfirmasi.

Hargiyanto harus merekap hingga pukul 21.00 WIB karena banyaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 tersebut. Dari data tersebut, peningkatan jumlah kasus baru paling signifikan yakni Sambungmacan sebanyak 12 orang.

Advertisement

Covid-19 Solo Tambah 37 Kasus Positif Baru, 2 Orang Meninggal

Peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 Kalijambe, Sragen, bukan dari klaster hajatan warga Wonorejo melainkan dari Desa Krikilan dan Desa Kalimacan.

Tiga kecamatan, yakni Karangmalang, Tanon, dan Sidoharjo juga ada penambahan 2-3 kasus dan lima kecamatan lainnya masing-masing satu kasus tambahan.

Advertisement

Dua Pasien Meninggal

“Yang meninggal bertambah dua orang, yakni satu kasus baru dan satu kasus lama. Satu kasus baru yang meninggal M, 51, warga Desa Jenggrik, Kedawung,” jelas Hargiyanto.

Pedagang Asal Mojo Solo Meninggal Positif Covid-19, Keluarga Sempat Ngeyel Tak Mau Tutup Toko

M meninggal di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Sedangkan kasus lama konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal berinisial D, 47, warga wilayah Kwangen, Gemolong, Sragen.

Advertisement

D meninggal di RSUD dr Soeratno Gemolong. Hargiyanto belum bisa menyampaikan hasil tracing kasus itu karena masih dalam proses. Ia juga belum bisa menjelaskan dengan penambahan itu Sragen masuk zona merah atau belum.

Pelaksana Tugas Bupati Sragen Dedy Endriyatno menyampaikan Sragen kemungkinan menjadi zona merah dengan penambahan 53 kasus baru dan dua orang meninggal dunia.

Tes Swab 19 Perangkat Desa Negatif Covid-19, Pelayanan Pemdes Selokaton Karanganyar Kembali Normal

Dedy mengaku belum bisa menganalisis tambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 Sragen itu. Dedy memastikan tambahan kasus baru itu bukan klaster hajatan melainkan masih klaster keluarga.

Sejak Senin (9/11/2020) hingga Kamis malam, jumlah kasus kematian Covid-19 Sragen bertambah tujuh orang dari 37 orang menjadi 44 orang.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif