Soloraya
Minggu, 2 Februari 2020 - 20:00 WIB

Nyolong di Semarang, Warga Boyolali Diringkus Polisi

Nadia Lutfiana Mawarni  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, BOYOLALI - Sugiyanto, 16, warga Dukuh Banaran, RT 001/ RW 002 Desa Ngampon, Kecamatan Ampel, Boyolali, dibekuk aparat Polres Boyolali lantaran kedapatan mencuri sejumlah barang di sebuah warung di Dukuh Suruhan RT 002/ RW 002 Desa Rogomulyo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

Sebentar Lagi Nikah, Jessica Iskandar Tak Akan Undang Mantan

Advertisement

Desa tersebut memang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Ampel. Sugiyanto sendiri bekerja sebagai montir di sebuah bengkel motor di daerah Ampel, Boyolali. Dia ditangkap aparat kepolosian di rumahnya di Desa Ngampon.

Dua pekan sebelumnya, Sugiyanto menggondol sebuah telepon genggam, satu CDI Yamaha, dan satu karburator di sebuah warung. Warung itu milik Parjono, warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

3 Mantan Pemain Persis Muda GR Diminati Tim Riau

Advertisement

Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Mulyanto, mewakili Kapolres AKBP Rachmad Nur Hidayat menjelaskan adanya pencurian itu kali pertama diketahui oleh ibu Parjono. Saat itu, sang ibu pergi ke warung pada pagi hari. Warung tersebut juga bersebelahan dengan bengkel sepeda motor yang sehari-hari dikelola Parjono.

Diketahui, gembok warung yang menjual kebutuhan pokok tersebut sudah dicongkel dari sisi luar. Ibu Parjono kemudian masuk dan mendapati beberapa barang di dalam warungnya hilang.

Kebakaran Pabrik Garmen Klaten Diduga Karena Korsleting Listrik

Advertisement

“Kami mendapat laporan pencurian di daerah Kaliwungu yang pelakunya diduga warga Ampel, laporan itu langsung ditindaklanjuti,” ujar Kasatreskrim, Minggu (2/2/2020).

Sugiyanto kemudian ditangkap di kediamannya, Kamis (30/1/2020). Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka. Sugiyanto akan dijerat dengan Pasal 363 UU KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif