Soloraya
Selasa, 14 Maret 2023 - 13:55 WIB

Pameran Buku di Solo Grand Mall Tutup Rangkaian Festival Literasi Solo

Nova Malinda  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - pembukaan festival literasi solo

Solopos.com, SOLO —Serangkaian acara Festival Literasi Solo akan ditutup dengan Pameran buku dalam di Atrium Grand Mall Solo selama dua hari berturut mulai Rabu (15/3/2023).

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kota Solo, Adityo Setyawarman, memaparkan acara pameran buku tidak sekadar diisi dengan stan-stan buku. Pameran buku akan dimeriahkan dengan agenda temu komunitas literasi, kompetisi presenter cilik, kompetisi cerpen anak dan fotografi, serta penyerahan hadiah lomba.

Advertisement

“Kemudian, bazar dan pameran buku, pameran koleksi naskah literasi kuno, terus pertunjukan seni dan budaya,” ujar dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa (14/3/2023).

Acara ini terbuka untuk umum dan mengundang beberapa tokoh, termasuk Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Dimulai pukul 13.00 WIB, penutupan Festival Literasi Solo juga dihadiri oleh Dinas Pendidikan Kota Solo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat, Sekretariat Daerah, perangkat kecamatan, dan lainnya.

Pameran yang digelar di tempat umum seperti mal, kata Adit, untuk lebih mendekatkan buku kepada anak. Ada sembilan peserta yang membuka tenan di pameran buku nanti.

Advertisement

“Dari penerbit satu, dua dari Periplus, dari penerbit Erlangga, Andi Offset, Bank Indonesia cabang Surakarta, kemudian QNS, Melanesia juga ikut [pegiat literasi], Dispersip sendiri, Monumen Pers juga ada, dan booth naskah kuno,” papar dia.

Adit menekankan pameran buku ini tidak sekadar pameran, namun juga bertabur acara dan pengisi hiburan selama pameran. Ke depan, Adit berharap agar pemerintah Kota Solo bisa semakin baik dalam menggelar pameran buku.

“Intinya, Solo menjadi tempat pameran buku berkualitas selevel kota-kota besar lain di Indonesia,” ucap dia.

Advertisement

Rencana pengembangan pameran literasi naskah kuno juga sudah diupayakan oleh Dispersip. Koleksi naskah kuno ini bisa berasal dari Pura Mangkunegaran dan lainnya. Namun demikian, pameran literasi naskah kuno secara sederhana akan direalisasi besok menggunakan naskah literasi kuno dari Sastra Lestari, Radio Pustaka, dan Javanologi UNS.

“Itu sudah penggiat naskah kuno yang andal,” terang dia.

 

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif