Soloraya
Minggu, 15 Mei 2011 - 19:02 WIB

Pembuatan drainase diwacanakan jadi salah satu syarat IMB

Redaksi Solopos.com  /  R. Bambang Aris Sasangka  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Karanganyar (Solopos.com) – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar meminta Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPPT) untuk memasukkan pembuatan drainase sebagai syarat untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB). Pasalnya, selama ini banyak perumahan maupun pabrik yang kurang memperhatikan pembuatan drainase.

Kepala DPU Karanganyar, Didik Joko Bakdono, mengatakan deretan rumah yang didirikan di pinggir jalan banyak yang tidak menyediakan fasilitas drainase atau saluran air. Apalagi di permukiman padat penduduk, rumah yang didirikan itu banyak yang berhimpitan dengan bahu jalan. “Akibatnya, saat hujan, air tidak masuk ke saluran air tapi justru tergenang di jalan dan merusak aspal,” ujar Didik saat ditemui wartawan, akhir pekan lalu. Beberapa kawasan yang fasilitas drainasenya kurang adalah di Kecamatan Colomadu dan Karanganyar kota.

Advertisement

Saat mencari IMB, imbuh Didik, beberapa pengembang perumahan maupun perusahaan memang menyertakan desain pembuatan drainase. Setelah dibangun, fasilitas drainase tidak direalisasikan. “Kami harap BPPT membentuk tim yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengecek seberapa jauh pembuatan drainase itu dilakukan,” ujar Didik.

Sementara itu, Kepala BPPT Karanganyar, Larmanto, mengatakan pembuatan drainase di perumahan maupun pabrik memang belum masuk dalam syarat untuk mendapat IMB. Menurutnya, pembuatan drainase di pinggir jalan itu seharusnya sudah menyatu dengan pembangunan jalan. Mengenai syarat untuk mendapatkan IMB, kata dia, hanya diatur tentang batas bangunan dengan bahu jalan. “Untuk pengembangan perumahan dan industri, sudah memenuhi persyaratan ini,” kata Larmanto.

Kendati demikian, BPTP Karanganyar akan menindaklanjuti hal ini dengan DPU. Apalagi, pihaknya juga tidak mau dituding tidak bertanggung jawab atas genangan air di jalan lantaran tidak memasukkan poin drainase sebagai syarat mengeluarkan IMB.

Advertisement

fas

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif