SOLOPOS.COM - Ilustrasi bungker (Foto: komhukum.com)

Bungker

Ilustrasi bungker (Foto: komhukum.com)

SOLO–Penggalian bungker di bekas reruntuhan gedung PKK kompleks Balaikota Solo yang akan dilangsungkan Kamis (9/8/2012) ini, hingga pukul 12.35 WIB belum dilakukan. Tim yang terdiri atas lima orang dari Balai Arkeologoi Yogyakarta dan satu orang dari Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala masih melihat-lihat kondisi di lapangan.

Promosi Selamat! Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024

Sementara berdasarkan saksi mata, Mujiyo, 82, warga RT 002/RW 003, Kelurahan Kampung Baru, Pasar Kliwon, Solo, mengatakan bungker di bawah bekas gedung PKK itu mempunyai lebar 10 meter dan panjang 15 meter.

Mujiyo yang pernah masuk ke bungker tersebut pada tahun 1947 ini mengatakan bungker setinggi tiga meter itu memiliki dua pintu yang sama-sama menghadap ke arah selatan. Pintu tersebut tak jauh dari gedung hidran, yang berlokasi berdekatan dengan reruntuhan gedung PKK.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekda Pemkot Solo, Budi Suharto, mengatakan masih butuh penelitian lebih lanjut bungker yang berada di  bawah reruntuhan Gedung PKK dan Dharma Wanita yang ambruk beberapa waktu lalu itu merupakan bangunan bernilai sejarah dan penanda peradaban.

Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menduga bungker tersebut merupakan peninggalan zaman pejuang dan terhubung dengan bungker lain yang ada di bawah Hotel Sahid Kusuma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya