Soloraya
Sabtu, 18 Februari 2023 - 12:41 WIB

Pengungsi Mulai Pulang, Sebagian Dapur Umum Pasar Kliwon Solo Masih Beroperasi

Wahyu Prakoso  /  Kaled Hasby Ashshidiqy  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Camat Pasar Kliwon, Solo, Ahmad Khoironi (mengenakan jaket) meninjau dapur umum di Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (18/2/2023). (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Warga Kota Solo yang terdampak banjir telah kembali ke rumah namun sebagian dapur umum masih beroperasi, Sabtu (18/2/2023).

Seperti dapur umum di pendapa Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang masih menanak nasi, ayam goreng, dan sayuran. Para perempuan yang terdampak banjir memasak untuk warga lainnya. Sementara anggota keluarga lainnya berfokus membersihkan rumah.

Advertisement

“Kami memasak mulai pukul 06.00 WIB. Kira-kira untuk 150-an orang,” kata Kamtini, 70, warga Kedung Lumbu kepada Solopos.com.

Nasi bungkus itu akan dikirim ke rumah-rumah warga RW 001 Kelurahan Kedunglumbu. Bahan makanan didapat dari donatur maupun pemerintah. “Banyak bantuan bahan makanan yang dikirim ke sini,” jelasnya.

Kamtini mengaku sudah 53 tahun tinggal di Kedunglumbu. Selama itu pula ia sering melihat rumahnnya kebanjiran.” Kemarin hujannya sampai dada orang dewasa. Kulkas dan mesin cuci kebanjiran,” kata dia.

Advertisement

Masih ada barang elektronik lainnya serta tempat tidur Kamtini yang ikut terendam banjir. Maklum, kondisi cuaca berubah cepat dan banjir cepat terjadi. Wanita sepuh itu memilih menyelamatkan dokumen administrasi kependudukan dan karpet terlebih dahulu. 

Karpet dibawa ke pendapa Kelurahan Kedunglumbu untuk tidur. Serta pengganti kasur di rumah ketika air sudah surut, Sabtu malam.

Lurah  Kedung Lumbu, Enny Susilowati, mengatakan ada empat tempat pengungsian di wilayahnya. Mayoritas warga yang mengungsi telah pulang membersihkan rumah. “Hari pertama surut kami masih menyiagakan dapur umum. Warga terdampak banjir belum siap memasak di rumah,” paparnya.

Advertisement

Camat Pasar Kliwon,  Ahmad Khoironi, pada Sabtu pagi melihat kondisi sejumlah tempat pengungsian di wilayahnya. Sejumlah warga menyampaikan keluhan kepadanya seperti permintaan bantuan pembersih lantai. Ia memastikan separuh dapur umum di Pasar Kliwon masih beroperasi.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif