Soloraya
Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:51 WIB

Pria Kebumen Meninggal di Masjid Al Fatih Solo, Posisinya Duduk Memegang Tasbih

Rohmah Ermawati  /  Ichsan Kholif Rahman  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Petugas memeriksa kondisi pria meninggal di dalam Masjid Al Fatih, Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Sabtu (10/7/2021) pagi. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Sesosok pria ditemukan meninggal dunia di dalam Masjid Al Fatih, Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Sabtu (10/7/2021) pagi.

Setelah diidentifikasi, lelaki meninggal di dalam masjid itu bernama Sudirman, 55, seorang tukang becak yang beralamat di Pesawahan, Plumbon RT 03/05, Karang Sambung, Kebumen, Jawa Tengah.

Advertisement

Berdasarkan infromasi yang diperoleh Solopos.com, polisi mendapat laporan adanya kejadian orang meninggal di masjid Al Fatih sekitar pukul 04.50 WIB. Kemudian pukul 05.15 WIB, petugas piket kepolisian mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga: Tabung Oksigen dari Kendal Telat, Stok Solo Menipis

Advertisement

Baca juga: Tabung Oksigen dari Kendal Telat, Stok Solo Menipis

Kejadian bermula saat saksi Sholahudin, 48, warga setempat sedang melaksanakan Salat Subuh di Masjid Al Fatih. Pada rekaat pertama, saksi mendengar suara mengorok keras.

Sholahudin yang merupakan imam salat mempercepat bacaan karena mempunyai firasat tidak enak. Setelah Salat Subuh selesai, Sholahudin dan jemaah lainnya melihat korban tidak bergerak dalam posisi duduk dengan memegang tasbih.

Advertisement

Lebih lanjut, Sholahudin menghubungi pihak Linmas kelurahan dan tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Purwodingratan. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal.

Baca juga: Nestapa Tukang Becak di Solo: Sepi Penumpang – Banting Setir Jadi Pemulung

Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono saat dimintai konfromasi membenarkan informasi adanya orang meninggal di dalam masjid tersebut.

Advertisement

“Korban sudah puluhan tahun setiap narik becak pulangnya ke masjid dan tidur di masjid Al Fatih Kepatihan Wetan,” jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Menurutnya, keluarga korban menghendaki jenazah Sudirman langsung dimakamkan tanpa adanya autopsi di rumah sakit.

Baca juga: Waduh, Ambulans Bawa Pasien Dilempar Batu di Flyover Purwosari Solo

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif