Soloraya
Jumat, 1 Januari 2021 - 13:45 WIB

Rapid Test hingga Larang Kerumunan, Begini Ketatnya Pemkot Solo Saat Pergantian Tahun

Mariyana Ricky P.d  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (Instagram)

Solopos.com, SOLO—Pemkot Solo menerapkan sejumlah kebijakan saat malam pergantian tahun guna mencegah persebaran Virus Corona.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebut tim gabungan TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Linmas diterjunkan untuk membubarkan kerumunan massa menjelang malam pergantian tahun 2021.

Advertisement

Ia memastikan kerumunan lebih dari lima orang jadi sasaran utama. Ia meminta tak ada perayaan malam pergantian tahun di Kota Bengawan menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi.

Hotel di Soloraya Peroleh Sertifikat Bersih, Sehat, dan Aman

Advertisement

Hotel di Soloraya Peroleh Sertifikat Bersih, Sehat, dan Aman

“Mulai Kamis (31/12/2020) pukul 19.00 sampai Jumat (1/1/2021) pukul 05.00, tim gabungan kami sebar di berbagai lokasi. Kami sudah buat plot-plot sendiri setiap tim masing-masing ada 10 petugas. Utamanya yang sering jadi pusat keramaian, seperti Balai Kota, Ngarsopura, Koridor Jendral Sudirman, Jl. Slamet Riyadi, Plaza Manahan, Area Sriwedari dan sebagainya," kata Rudy, sapaan akrabnya, Kamis siang.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sepanjang Jl. Slamet Riyadi menjadi pusat perayaan pergantian tahun lewat acara car free night (CFN). Kegiatan tersebut ditiadakan mengingat pandemi yang masih berlangsung. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan. Tim patroli bakal bertindak tegas apabila masih ada warga yang nekat menyalakan.

Advertisement

Penyemprotan Disinfektan

Di sisi lain, Wali Kota Solo Rudy memimpin penyemprotan disinfektan massal di sejumlah jalan protokol hingga perkampungan, Kamis (31/12/2020) jelang malam Tahun Baru.

Penyemprotan dilakukan menggunakan peralatanan hand sprayer, mobil pemadam hingga water cannon. Kegiatan diikuti oleh unsur-unsur TNI, POLRI, OPD Pemkot Solo, tim relawan dan berbagai komponen masyarakat. Penyemprotan disinfektan dilaksanakan secara serentak dengan 3 rute utama.

Rute pertama dilalui oleh armada water cannon dari Polresta Solo dengan rute pernyemprotan, Ngapeman ke utara, stasiun Balapan Solo, Gilingan, Kerten, hingga wilayah barat di Fajar Indah dan masuk ke Jl. Adisucipto Manahan dan kembali ke Mako II Gendengan.

Advertisement

Rute kedua dilalui oleh armada water cannon Brimob dengan rute penyemprotan dari Gendengan, menuju wilayah timur Kota Solo hingga Taman Jurug, dan kembali dilanjutkan ke Jl. Juanda, Jl. Sutan Syahrir dan masuk ke Jl. S. Parman, simpang lima, dan kembali ke Mako Brimob.

Panduan Isolasi Mandiri untuk Pasien Covid-19

Rute terakhir dilalui oleh armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo dengan rute Gendengan ke timur menuju Gladak, belok menuju Alun-alun Utara, Jl. Rajiman, Jl. Honggowongso, Jl. Veteran. Kemudian menuju ke bundaran Baron, ke barat menuju simpang Jongke ke utara lalu masuk Jl. Slamet Riyadi, dan kembali ke Mako Damkar di Jl. Yosodipuro.

Advertisement

"Penyemprotan disinfektan massal ini dilakukan untuk memutus persebaran virus Corona. Sekaligus untuk mengingatkan masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru di luar rumah," kata dia, kepada wartawan.

Kegiatan itu sengaja digelar tepat di pengujung tahun. Mereka berharap masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif