KECELAKAAN AIR : Korban Tenggelam di Pantai Klayar Ditemukan Meninggal Dunia

18 Juli 2016 16:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Kecelakaan air di Pantai Klatar, Pacitan menyebabkan seorang warga Sragen meninggal dunia.

Solopos.com, SRAGEN—Lilik Nur Widiyanto, 30, warga Dusun Tirtomulyo, RT 010, Desa/Kecamatan Gesi, Sragen, yang hilang ditelan ombak Pantai Klayar, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Pacitan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (17/7/2016) malam.

Kapolsek Gesi AKP Abdul Haliq menjelaskan korban ditemukan terdampar di tepi pantai sekitar pukul 20.00 WIB. Oleh tim Search and Rescue (SAR) dan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, korban dibawa ke Mapolres Pacitan untuk divisum. ”Korban ditemukan di pantai sebelah yang jaraknya cukup jauh dari lokasi tenggelamnya korban.

Saat ditemukan, pakaian korban sudah hilang. Sebagian kulitnya sudah mengelupas karena terlalu lama tenggelam di air laut. Sejak Sabtu [16/7] siang dia tenggelam dan baru ditemukan pada Minggu malam,” kata Abdul Haliq kepada Solopos.com, Senin (18/7/2016).

Sesuai prosedur hukum, kata Abdul Haliq, autopsi tubuh korban harus dilakukan polisi. Namun, pihak keluarga tidak menghendaki autopsi. Korban akhirnya bisa dibawa pulang ke Sragen setelah pihak keluarga menandatangani surat pernyataan dan berita acara untuk tidak dilakukan autopsi. ”Selasa dini hari, pukul 00.30 WIB, jenazah tiba di rumah duka. Dia dimakamkan pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB,” terang Kapolsek.

Ketua Pelaksana Harian BPBD Sragen Heru Wahyudi menjelaskah lokasi penemuan korban berada di sebelah timur yang berjarak sekitar 2 km dari lokasi kejadian. Sesampainya di rumah duka, relawan dari BPBD Sragen sempat menyalurkan bantuan paket sembako kepada keluarga korban.

Lilik merupakan seorang sopir bus yang dimintai tolong keluarga Jarwono, warga Desa Jatisari, RT/RW 004/001, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, untuk berlibur. Mereka berangkat dari Gesi pada Sabtu pagi menggunakan mobil Toyota Avanza milik Jarwono. Setelah memarkir kendaraan, Lilik memilih menikmati keindahan pantai dari atas batu karang di sebelah timur Pantai Klayar. Nahas, tubuhnya langsung menghilang begitu disapu gelombang ombak yang datang.