HIV/AIDS SUKOHARJO : 7 Ibu Hamil Idap HIV/AIDS, Mayoritas Tertular Suami

Ilustrasi HIV - AIDS. (ghananewsagency.org)
03 Desember 2016 14:15 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

HIV/AIDS Sukoharjo, 7 Ibu Hamil Idap penyakit menular itu.

Solopos.com, SUKOHARJO – Selama Januari-Oktober 2016, tujuh ibu hamil di Sukoharjo terungkap mengidap HIV/AIDS. Mayoritas dari mereka tertular virus HIV/AIDS yang dibawa suaminya.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sukoharjo, Suryono, mengatakan para ibu hamil itu diketahui mengidap virus HIV/AIDS saat melakukan VCT (voluntary counselling test) di layanan kesehatan di setiap kecamatan.

“Para ibu hamil yang positif terjangkit HIV/AIDS selalu didampingi kelompok sebaya. Kami melaksanakan program pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak,” kata dia, Jumat (2/12/2016).

Ia menambahkan pola penularan virus HIV/AIDS tak hanya di wilayah perkotaan namun juga perdesaan. Buktinya, ada peningkatan jumlah penderita baru HIV/AIDS di Kecamatan Polokarto selama 2016. Karena itu, Pemkab Sukoharjo dan para stakeholder harus berkomitmen mencegah penularan virus HIV/AIDS.

Menurut Suryono, Warga Peduli Aids (WPA) di 12 kecamatan se-Sukoharjo bakal dioptimalkan untuk menemukan penderita baru HIV/AIDS. “Di setiap kecamatan sudah ada WPA yang membantu petugas kesehatan menemukan penderita baru HIV/AIDS. WPA juga ada di Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara),” papar dia.

Di sisi lain, Koordinator LSM Mitra Sebaya, Garis Subandi, mengatakan jumlah total penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jamu selama tiga tahun terakhir sebanyak 334 orang. Dia memperkirakan masih banyak penderita HIV/AIDS di Sukoharjo yang belum ditemukan.

Selama ini, ia selalu memberikan pendampingan kepada para penderita HIV/AIDS termasuk anak-anak yang positif terjangkit virus HIV/AIDS. “Ada 11 anak yang terjangkit virus HIV/AIDS di Sukoharjo. Mereka diberi makanan tambahan secara berkala. Kami juga mendampingi para penderita HIV/AIDS agar mereka tetap bisa produktif dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Kemarin, KPA Sukoharjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) di ruang rapat Wakil Bupati Sukoharjo. Puncak peringatan HAS akan digelar di Alun-alun Satya Negara, Minggu (18/12/2016), dan diisi dengan berbagai acara seperti talkshow pencegahan penularan HIV/AIDS.