KEBAKARAN SRAGEN : Pabrik PT Pan Brothers di Bulu Kobong!

Petugas Damkar berusaha memadamkan api di Pabrik PT. Pan Brothers, Sabtu (24/12/2016) siang. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI - Solopos)
24 Desember 2016 16:27 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Kebakran terjadi di Pabrik Pan Brother di Bulu.

Solopos.com, SIDOHARJO - Pabrik garmen milik PT Pan Brothers di Bulu, Purwokusuman, Sidoharjo, Sragen kebakaran, Sabtu (24/12/2016) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berusaha memadamkan api.

Pantauan Solopos.com, saat ini warga sekitar berkumpul di lokasi kebakaran. Sedangkan petugas Damkar kesulitan untuk langsung mengakses lokasi. Saat ini petugas Damkar Sragen telah mendapat bantuan armada dari Damkar Karanganyar.

[caption id="attachment_779138" align="aligncenter" width="370"]http://images.harianjogja.com/2016/12/IMG-20161224-WA0019.jpg">http://images.harianjogja.com/2016/12/IMG-20161224-WA0019-370x278.jpg" alt="Warga sekitar tampak berkerumun mengamati asap membumbung tinggi berasal dari pabrik milik PT. Pan Brothers. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)" width="370" height="278" /> Warga sekitar tampak berkerumun mengamati asap membumbung tinggi berasal dari pabrik milik PT. Pan Brothers. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)[/caption]

Dari informasi yang beredar dari karyawan pabrik PT. Pan Brothers, kebakaran diduga bermula dari pegepakan kain celana impor. Kebakaran diperkirakan terjadi pada 02.00 WIB. Namun, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran itu.

Api dikhawatirkan menjalar ke pabrik milik PT. Kenari yang hanya berbatasan tembok dengan pabrik PT. Ban Brother.

[caption id="attachment_779137" align="aligncenter" width="370"]http://images.harianjogja.com/2016/12/IMG-20161224-WA0021.jpg">http://images.harianjogja.com/2016/12/IMG-20161224-WA0021-370x278.jpg" alt="Warga sekitar tampak berkerumun mengamati asap membumbung tinggi berasal dari pabrik milik PT. Pan Brothers. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)" width="370" height="278" /> Warga sekitar tampak berkerumun mengamati asap membumbung tinggi berasal dari pabrik milik PT. Pan Brothers. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)[/caption]