SIPA 2017 Usung Tema Bahari, Eko Pece Dikukuhkan Jadi Maskot

22 Juli 2017 18:00 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Eko "Pece" Supriyanto menjadi maskot SIPA 2017.

Solopos.com, SOLO -- Sepuluh peserta berpartipasi dalam event budaya Solo Internasional Performing Arts (SIPA) ke-9 yang digelar tanggal 7-9 September 2017 di Benteng Vastenburg, Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Solo. Tahun ini, panitia SIPA menunjuk Eko Supriyanto sebagai maskot SIPA ke-9.

Anggota delegasi SIPA, Putri Pramesti, mengatakan empat dari sepuluh peserta SIPA tersebut berasal dari Jerman, Malaysia, Chile, dan Australia. Peserta dari luar negeri tersebut sudah mengonfirmasi akan datang ke Solo untuk tampil dalam SIPA.

“Kami kebanjiran pendaftaran peserta SIPA dari dalam negeri. Pendaftaran peserta dari luar negeri cukup ditutup dengan empat peserta,” ujar Putri kepada wartawan di salah satu rumah di Jl. dr. Radjiman Nomor 478 B, kawasan Bumi, Laweyan, Solo, Sabtu (22/7/2017).

Putri menjelaskan tema yang diangkat pada SIPA ke-9 adalah Bahari Kencana Maestro Karya. Malui tema tersebut, lanjut dia, panitia ingin menyanpaikan pesan kepada masyarakat agar merawat dan mencintai laut.

Putri menjelaskan SIPA ke-9 tahun ini menjadikan Eko Supriyanto atau yang biasa dipanggil Eko Pece sebagai maskot SIPA. Pertimbangan pemilihan Eko Supriyanto menjadi maskot karena dinilai sebagai seniman tari dan koreografi muda yang aktif berkarya.

Selain itu, juga banyak konsen dengan mengembangkan tarian Jawa ke daerah pesisir luar Jawa seperti Kalimantan, dan Sulawesi. “Karya seni tari dari dia [Eko] banyak diakui oleh seniman dari luar negeri seperti Australia, Amerika Serikat, dan negara Eropa," kata dia.

Sementara itu, Eko Supriyanto, mengaku kaget dengan penunjukkan dirinya sebagai maskot SIPA ke-9 tahun ini.

“Saya akan memberikan penampilan terbaik dalam SIPA tahun ini. Melalui SIPA saya ingin mengajak generasi muda mencintai laut dan sumber daya alam yang ada di dalamnya,”kata dia.