PPDB SMA : Siswa Baru 6 SMA Swasta Solo Tak Sampai 10 Orang

Ilustrasi pelajar SMA. (JIBI/Solopos - Antara)
24 Juli 2017 01:00 WIB Insetyonoto Solo Share :

Sebanyak enam sekolah menengah atas (SMA) swasta di Solo kekurangan siswa.

Solopos.com, SOLO — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Solo menyebutkan sebagian besar SMA swasta mengalami penurunan jumlah siswa pada penerimaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017. “Banyak SMA swasta yang tidak bisa memenuhi target penerimaan siswa baru pada PPDB 2017 ini,” kata Sekretaris MKKS Solo, Agung Wijayanto kepada Solopos.com di Solo, Jumat (21/7/2017).

Dari 17 SMA swasta, hanya beberapa sekolah yang dapat memenuhi daya tampung kelas. SMA swasta itu adalah SMA Al Islam 1 Solo; SMA Al Muayayad Solo; SMA Batik 1 Solo; SMA MTA Solo; SMA Regina Pacis Solo, dan SMA Al Abidin Bilingual Boarding School Surakarta. “Sedangkan SMA swasta lainnya mengalami kekurangan siswa baru cukup signifikan,” imbuh dia.

Berdasarkan data MKKS SMA Solo, sejumlah SMA swasta pada PPDB 2017 jumlah siswa barunya di bawah 10 orang. SMA-SMA itu adalah Santo Paulus Solo sebanyak tiga siswa, SMA Tunas Pembangunan 1 Solo sebanyak dua siswa. Ada pula SMA Tri Pusaka Solo sebanyak lima siswa, SMA 17 Solo sebanyak empat siswa, dan SMA Yosodipuro Solo sebanyak enam siswa. “SMA Widya Bhakti Solo bahkan tidak mendapat siswa,” kata Agung.

Khusus SMA negeri, menurut dia, tidak ada masalah karena masih dapat memenuhi target daya tampung kelas. “Jumlah pendaftar di SMA negeri pada PPDB 2017 masih banyak sehingga delapan SMA negeri tidak kekurangan siswa,” jelas dia.

Mengenai penyebab penurunan jumlah siswa baru di SMA swasta pada PPDB 2017, menurut Agung, karena penambahan daya tampung SMA negeri yakni dari semula 32 siswa per kelas menjadi 36 orang per rombongan belajar (rombel). Di samping itu, lulusan siswa SMP negeri dan swasta di Solo lebih kecil dibandingkan dengan daya tampung SMA negeri dan swasta. “Jumlah SMA di Solo sebanyak 35 sekolah, terdiri atas delapan sekolah negeri dan 17 swasta,” kata Agung.

Bagian humas SMA Muhammadiyah 1 Solo, Willys Sari Listiyani, mengatakan penerimaan jumlah siswa baru memang belum maksimal. “Kami bersyukur masih mampu memenuhi target tujuh kelas dengan jumlah siswa sebanyak 210 orang,” kata dia. SMA Muhammadiyah 1 Solo pada PPDB 2017 manambah satu kelas dibanding tahun sebelumnya yang hanya enam kelas dengan menerima 252 siswa.