HUT RI : Istana Parnaraya Wonogiri Undang Ratusan Veteran

Veteran dan tamu undangan berkumpul di Istana Parnaraya, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (16/8/2017). (Ahmad Wakid/JIBI - Solopos)
17 Agustus 2017 12:09 WIB Ahmad Wakid Wonogiri Share :

HUT RI, Istana Parnaraya Wonogiri mengundang veteran.

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak 125 veteran berkumpul di Istana Parnaraya, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (16/8/2017). Mereka memperingati Hari Veteran Indonesia yang ditetapkan pada tanggal 10 Agustus.

[caption id="attachment_843688" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2017/08/Veteran-Wonogiri.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/08/Veteran-Wonogiri-370x208.jpg" alt="Veteran dan tamu undangan berkumpul di Istana Parnaraya, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (16/8/2017). (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)" width="370" height="208" /> Veteran dan tamu undangan berkumpul di Istana Parnaraya, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (16/8/2017). (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)[/caption]

Pemilik Istana Parnaraya sengaja mengundang ratusan veteran itu sekaligus untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017).

Pemilik Istana Parnaraya, Suparna, mengatakan acara tersebut diadakan untuk memuliakan para veteran. Apalagi, tujuan utama pendirian istana itu untuk para warga lanjut usia (lansia). Sehingga sebelum peresmian Istana Parnaraya pada Kamis besok, istana itu digunakan untuk tempat perayaan Hari Veteran Nasional 2017 wilayah Wonogiri dan sekitarnya.

“Sebagai generasi muda, kita wajib menjunjung tinggi dan tidak boleh melupakan jasa para veteran,” ujarnya kepada Solopos.com di Istana Parnaraya, Rabu.

Direncanakan setiap bulan, Suparna mengadakan pertemuan di istana itu dengan para lansia yang berada di Kecamatan Sidoharjo dan sekitarnya. Semenetara santunan yang selama ini dia lakukan terhadap 307 lansia di Sidoharjo terus dilakukan ke rumah-rumah.

Dia mengaku terkejut dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Istana Parnaraya. “Dulu saya tidak memikirkan tempat ini sebagai tempat wisata, sekarang sudah luar biasa ramai wisatawan yang berkunjung ke sini,” imbuhnya.

Suparna tidak ingin Istana Parnaraya disebut Istana Negara karena bangunan tersebut sengaja dipersembahkan untuk para lansia. Dia juga menegaskan pembangunan Istana Parnaraya tidak ada unsur politis tetapi murni sosial.

“Suparna tidak akan masuk politik karena saya akan fokus di dunia bisnis, swasta saja. Saya bisa membantu pemerintah melalui pembayaran pajak, pemberdayaan masyarakat, dan lainnya,” terangnya.

Sementara General Manajer Istana Parnaraya, Endang Istriningsih mengatakan para veteran yang diundang berasal dari Wonogiri dan tamu undangan dari sejumlah daerah di Soloraya, antara lain pensiunan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

“Kami sarahsehan. Kami ingin membahagiakan para veteran, mereka bertemu dengan pemilik Istana Parnaraya, pak Suparna sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan RI,” ujar Endang.