Pusaka Keraton Solo akan Dikeluarkan Lebih Awal saat Kirab Malam 1 Sura

JIBI/SOLOPOS/Agoes RudiantoSejumlah kerbau bule keturunan Kiai Slamet menjadi cucuk lampah saat Kirab Malam 1 Sura yang digelar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Solo, Kamis (15 - 11) dini hari. Sejumlah pusaka keraton juga ikut dikirab dalam kegiatan yang diikuti ribuan abdi dalem itu.
19 September 2017 15:15 WIB Hijriyah Al Wakhidah Solo Share :

Kirab Malam 1 Sura dilaksanakan Kamis (21/9/2017).

Solopos.com, SOLO — Sejumlah pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan dikeluarkan lebih awal dari biasanya saat Kirab Malam 1 Sura, Kamis (21/9/2017).

“Saya kira tidak perlu menunggu sampai dini hari. Paling tidak pukul 23.00 WIB atau maksimal 23.30 WIB, pusaka sudah keluar untuk dikirab. Lebih sore lebih baik,” kata Panitia Kirab Malam 1 Suro, K.G.P.H Benowo, yang juga adik Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, Selasa (19/9/2017).

Dalam Kirab Malam 1 Sura nanti, Benowo berharap Sinuhun bersedia mengeluarkan lebih dari 20 pusaka keraton. Benowo akan memenuhi kebutuhan jumlah abdi dalem untuk mengawal pusaka selama berlangsungnya kirab. “Karena satu pusaka minimal dikawal llima orang abdi dalem. Kalau 20 pusaka bisa keluar semua jadi butuh 100 orang abdi dalem,” ujar dia.

Selain kirab pusaka, tujuh ekor kerbau keturunan Kyai Slamet akan mengawali Kirab Malam 1 Suro. “Ya. Hanya tujuh, bukan sembilan ya, yang dua ekor sudah dijual,” jelas dia.

Adik PB XIII lainnya, K.G.P.H. Dipokusumo, menjelaskan kirab pusaka sedianya bisa diikuti seluruh para kanjeng, putra dan sentana dalem. Bagi yang tidak mengikuti kirab tetap berada di dalam keraton untuk semedi atau meditasi, atau salat hajat di masjid dalam keraton yakni Masjid Paromosono atau Masjid Pujosono.

“Setelah kirab juga masih ada prosesi doa bersama atau wilujengan yang tidak hanya mendoakan dalem Sinuhun beserta seluruh kerabatnya tetapi juga wilujengan untuk Negara Republik Indonesia,” ujar Dipo.