PENEMUAN MAYAT KARANGANYAR : Menginap di Rumah Adik, Pria Bekasi Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos - Dok.)
26 Oktober 2017 17:15 WIB Iskandar Sukoharjo Share :

Peristiwa gantung diri terjadi di Colomadu Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR -- Warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (26/10/2017), digemparkan dengan penemuan orang menggantung diri di teras rumah salah seorang warga setempat, Supeno.

Korban ditemukan menggantung di teras rumah Supeno oleh petugas ronda sekitar pukul 03.30 WIB. Guna menurunkan jenazah korban, petugas ronda membangunkan sejumlah tetangga untuk membantu.

Belakangan diketahui korban adalah salah seorang warga Bekasi, Jabar, Joko S, 45. “Korban ini adalah kakak Pak Supeno yang baru beberapa hari ini datang dari Bekasi menginap di rumah adiknya. Sebenarnya dia dulu juga berasal dari Gawanan, tetapi setelah berkeluarga terus menetap di Bekasi dan menjadi warga Bekasi,” ujar Kepala Desa Gawanan, Murdiyanto .

Menurut, dia korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan tergantung di kayu belandar teras rumah adiknya saat petugas ronda keliling kampung. Terkait itu petugas ronda langsung melapor ke dirinya dan juga ke Polsek Colomadu

Keterangan yang dihimpun menyebutkan Joko nekat mengakhiri hidupnya diduga dipicu masalah keluarga. Karena itu ketika ke Gawanan, Joko tidak disertai keluarganya. Meski tercatat sebagai warga Bekasi, jenazah Joko dimakamkan di Gawanan. Karena hingga siang kemarin istrinya yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak berhasil menyambung.

Secara terpisah Kapolsek Colomadu, AKP Joko Waluyono mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto membenarkan adanya warga yang gantung diri di Gawanan.

“Informasi yang kami dapat korban menggantung diri karena kemungkinan ada masalah keluarga. Berdasar pemeriksaan korban meninggal karena bunuh diri karena di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” papar dia.